• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Kampung Halamanku

ByBudi Prathama

Agu 31, 2021

Hijau alam masih menyelimuti.
Suasana dingin yang menyengat dan menyegarkan.
Tulang belulangku pun merasakan dinginnya hawa angin.
Hingga malam jua tiba akan terlelap pada sepanjang malam.

Kampung halamanku tempat aku dilahirkan.
Aku mengadu nasib bersama keluarga kecilku di tanah itu.
Bertani menjadi teman hidup sepanjang hari.
Aku duduk menyaksikan orang-orang sibuk dengan dirinya sendiri.

Kampung halamanku, aku rindu.
Aku dulu saksikan gunung-gunung tinggi yang mengelilingi perkampungan.
Ia terus menyahut akan kekayaannya.
Mempersembahkan pada manusia tentang nilai keadilan.

Tetapi tidak, apakah masih seperti itu seperti sediakala?
Kampung halamanku kini bukan dirinya lagi seperti dahulu kala.
Orang-orangnya sudah pandai bermain akrobat.
Hingga perlahan hanya mementingkan dirinya sendiri.
Bersikap bodoh amat pada problem sosial demi kepentingan sendiri semata.

Tabang Nipa, 25 Agustus 2021

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Puisi Untuk Kaki ku

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *