• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Kehadiran dia: chapter 4

Bypramayanti

Agu 31, 2021

“Enggak bang, emangnya ada apa bang?”
“Gak ada apa apa, cuma mau ngingetin aja Kalau besok seluruh anggota baru kumpul dan jangan telat.
“Iya bang, makasih udah di ingatin, inshaallah di usahakan datang tepat waktu bang”

“Bagus, yaudah abang cuma mau bilang itu aja kok, assalamualaikum”
“Wa’alaikumsalam”
Lalu aku menutup telpon ku.
“Kenapa?” Tanya yola
“Nggak kenapa napa, dia cuma bilang kalau besok anggota baru kumpul, itu aja” jawabku
“Kayaknya bang azzam suka sama kamu si” kata yola sambil tersenyum
“Mana mungkin dia suka sama aku, udah ahh gak usah mikir yang aneh aneh” kataku
Yola hanya tertawa, setelah itu aku dan yola mulai mengerjakan tugas, sambil mendengarkan cerita yola tadi di organisasinya.
Setelah selesai kita mengerjakan tugas kulihat jam menunjukkan pukul 22.35 wib.
Dan besok ada kuliah pagi, aku beranjak ke tempat tidurku untuk tidur sedangkan yola masih sibuk dengan handphone nya.
Begitu lah kalau yang punya pacar, pasti sibuk chatingan atau gak telvon.
Sekitar 5 menit setelah itu aku mulai tertidu, entah kenapa yang ada di mimpiku saat itu adalah sepupuku.
Alarm handphone ku berbunyi sehingga aku tersadar dari mimpi itu, dan jam menunjukkan pukul 05.00 pagi.
Ternyata cuma mimpi, tapi seperti nyata sekali, andai aja itu bukan mimpi, pasti aku bahagia. Kataku dalam hati.
Lalu aku menuju kamar mandi untuk ambil wudhu dan sholat.
Setelah selesai sholat aku langsung siap siap untuk ke kampus begitu juga dengan yola.
Jam sudah menunjukkan jam pukul 07.00 wib. Aku dan yola langsung berjalan menuju jalan gang kos kosan ku untuk menunggu angkutan umum.
Aku dan yola kita satu kelas dan juga satu kamar, aku kenal dia pertama kalinya ketika pertama ketemu waktu sama sama masuk ke kos.
Sudah 5 menit kami menunggu angkutan umum tapi tidak ada satupun yang lewat.
Aku mengeluarkan handphone untuk mesan taksi online, tiba tiba ada mobil berhenti di hadapan kami.
“Sisi” kata seseorang dari dalam mobil itu, “mau ke kampus?”
Aku melihat ke sumber suara ternyata itu bang azzam.
“Ehhh.. bang azzam, iya bang” jawabku.
“Sini bareng aja” katanya.
“Gausah bang, aku berdua bareng temen juga soalnya” kataku.
“Gakpapa, ajak aja temannya sekalian, yuk buruan”. Katanya.
Yaudah akhirnya aku san yola berangkat bareng bang azzam.
Aku duduk di kursi depan di samping dia sedangkan yola duduk di kursi belakang.
“Kuliah pagi ya?” Tanya bang azzam
“Iya bang” jawabku.
“Abang ada kuliah pagi juga” tanya ku
“Enggak, abang lagi gak ada jadwal hari ini” jawabnya
” berarti abang gak ke kampus donk?” Tanyaku lagi
“Kekampus kok, makannya abang angajakin bareng tadi” jelasnya..
“Ooo… kirain tadi abang gak ke kampus,” jawabku sambil sedikit tertawa
“Kan hari ini anggota baru harus kumpul jadi abang mempersiapkan itu, mau ke sekre” katanya.
“Oiya bang, kayaknya aku nanti telat datang deh bang” kataku
“Kenapa emangnya?” Tanya dia sambil melihatku
“Iya, soalnya ada salah satu jadwal yang di majuin bang, jadi kemungkinan telat sekitar 1 jaman gitu, gakpapa kan bang”.
“Yang telat nanti di hukum” katanya.
“Yaahhh… bang azzam, kan itu karna ada jadwal kuliah bang” kataku dengan ekspresi yang males kalau kena hukuman.
“Hahahhaa…… gakpapa, asalakan alasan telatnya jelas terus harus minta izin dulu sama panitianya. Kata dia
“Kalau gitu sisi minta izin sama abang aja ya, boleh kan bang, kataku sambil menyatukan kedua tanganku memohon.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Resep sayur asem

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *