• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Tiga Tips untuk Tetap Konsisten Menulis

ByMasSam

Agu 30, 2021

Gimana sudah bisa mengatasi kebuntuan menulis? Wuih asyik. Selamat ya. Sekarang tinggal menjaga untuk konsisten menulis.
Seperti sudah penulis pernah sampaikan. Menulis itu menyenangkan. Dapat menyalurkan semua ide-ide yang terkumpul dalam otak kita. Pun dapat menghasilkan cuan.
Tidak usah ke sana dulu bicaranya. Mengetahui tulisan kita dibaca orang lain saja sudah sangat menyenangkan. Apalagi kalau ditambah mendapatkan komisi dan reward. Siapa yang tidak happy?
Memang pada tahap awal akan mengalami kesulitan. Akan tetapi kalau dibiasakan. Benar kata pepatah, menulis itu mudah. Seperti orang ngomong saja. Hanya dalam hal ini ditulis. Begitu saja bedanya.

Tips untuk Konsisten Menulis
Dalam perjalanan waktu. Biasa bagi seorang penulis mengalami writter’s block. Bahkan susah menjaga konsistensi menulis. Pada awalnya tiap hari bisa melahirkan beberapa tulisan. Belakangan sehari hanya satu judul. Berikutnya hanya seminggi sekali menulis. Bahkan bisa jadi dalam sebulan belum tentu menghasilkan satu tulisan.
Bagi yang menulis hanya untuk mengisi waktu luang. Tentu tidak masalah. Akan menjadi problem apabila menulis sudah menjadi pekerjaan. Konsistensi dalam menulis harus dijaga betul.
Bagaimana cara menjaga konsistensi menulis?
Berikut tipa ala penulis.
Pertama, sediakan waktu khusus. Jika menulis sudah menjadi pilihan hidup. Maka kita harus menyediakan waktu menulis secara khusus. Anggap saja seperti kita kerja kantoran. Misalkan menyediakan waktu menulis selama 6 jam dalam sehari. Tidak harus berturut-turut. Bisa pecah menjadi dua. Tiga jam, 3 jam. Waktunya pun bisa dipilih sesuai keinginan. Patokannya cari waktu yang memberikan suasana nyaman untuk menulis. Misal 3 jam waktu sehabis subuh. Tiga jam lainnya sehabis maghrib.
Kedua, banyak-banyak membaca. Dengan banyak membaca wawasan kita akan terus bertambah. Ibaratnya kita menabung wawasan dalam memori otak kita. Nah pada saat kita mengalami kebuntuan menulis atau bahkan keinginan berhenti menulis. Kita tinggal memanggil ‘wawasan’ yang sudah tersimpan tersebut. Banyaknya wawasan dalam memori otak. Mendorong syaraf untuk memgeluarkannya. Jalan terbaik adalah mengeluarkannya dengan menulis. Jangan khawatir. Selama kita rajin membaca. Wawasan kita tidak akan habis untuk dituangkan dalam tulisan.
Ketiga, berganti-ganti topik. Menjadi penulis spesialis baik. Akan tetapi dibutuhkan asupan ‘gizi’ yang lebih. Konsisten menulis dengan satu topik atau genre. Membutuhkan kreativitas yang tinggi. Harus pandai memilih sudut pandangm Sehingga tidak monoton tulisannya. Maka berganti topik atau genre tulisan bisa menjadi solusinya. Apabila kita menjadi penulis generalis. Terbuka banyak topik dan genre yang bisa kita tuangakn dalam beraneka ragam tulisan. Dengan demikian akan terus terjaga konsistensi kita dalam menulis.
Demikianlah sekedar tulisan retjeh ini. Perlu penulis ingatkan sekali lagi. Tips ini hanya diperuntukkan bagi penulis pemula atau calon penulis saja.
Semoga tiga tips tersebut dapat membantu!

BACA JUGA :   Yaumil Milad ke-74 HMI

Mas Sam

MasSam (33)

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *