• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Ketika Rasa Bosan Datang

ByAidaannisa28

Agu 25, 2021 , ,

Ketika Rasa Bosan Datang
Rasa bosan adalah perasaan jenuh terhadap sesuatu hal, yang dilakukan secara terus menerus.

Rasa bosan kerap kali datang, pada setiap orang, tanpa terkecuali. Siapapun bisa merasakan rasa bosan, karena perasaan bosan adalah alamiah terjadi dan normal jika dimiliki oleh manusia.

Pasalnya ketika kita melakukan sesuatu hal dalam intensitas yang tinggi, tubuh akan mengirim stimulus ke otak untuk berhenti sejenak melakukan hal tersebut.

Namun, jika stimulus tersebut diabaikan atau dari diri kita sendiri yang tidak menyadari kalau sedang bosan terhadap hal tersebut, maka akan berpengaruh ke performa pekerjaan atau kualitas terhadap hal yang dilakukan.

Perasaan bosan dapat hadir pada hal apapun, seperti pada pekerjaan, aktifitas harian, bahkan sebuah hubungan sekalipun.

Pernah gak, sih? Kamu merasa bosan chattan sama seseorang, karena sudah terlalu sering dan bahasan yang di bahas terasa sangat monoton? Sehingga kamu pun menjadi jarang chattan sama orang itu dan membatasi membalas chat.

Perasaan bosan yang seperti itu, dikarenakan kamu merasa tidak ada hal yang menarik dari chattan mu dengan orang itu. sehingga, muncul respon untuk mengurangi intesitas sementara waktu. Dari pengalaman penulis dalam munculnya rasa bosan adalah ketika melakukan sesuatu hal secara terus menerus, seperti menulis.

Jujur saja, melakukan kegiatan menulis dalam waktu yang terbilang panjang sangatlah membosankan untuk saya, terlebih memang saya orangnya adalah tipikal orang yang mudah bosan.

Akhirnya, ketika rasa bosan terhadap kegiatan menulis itu datang yang bisa dilakukan adalah menjauh sebentar, sampai rasa bosan itu berganti menjadi rasa rindu.

Selama itu pula, mencoba mengingat kembali tujuan menulis untuk apa, dalam artian menghadirkan kembali motivasi menulis. Dan menjadikannya bukan sebuah hambatan, melainkan kebutuhan.

BACA JUGA :   Dulu Berbagi Kamar dengan 9 Orang, Mukesh Ambani Kini Punya Rumah Termahal di Dunia dan Paling Tajir se-Asia

Ya, menulis adalah kebutuhan saya untuk terus berbagi cerita kepada para pembaca, sekaligus berlatih skill menulis.

Selama perasaan bosan itu datang, ada rasa kehilangan. Sehingga, saya memanfaatkan perasaan itu sebagai pemantik, ketika nanti menulis lagi. Seperti yang sekarang sedang saya lakukan, yaitu menulis tulisan ini. Hehe

Namun, yang menjadi saya sesalkan dari rasa bosan yang datang adalah agenda menulis saya menjadi tidak sesuai dengan rencana awal dan akhirnya harus menulis dua kali di waktu yang sama.

Rasa bosan ketika dibiarkan secara terus-menerus akan berdampak negatif pada diri sendiri. Alih-alih menunggu rasa bosan hilang dengan sendirinya, yang hilang malah kesempatannya.

Oleh karena itu, ketika rasa bosan itu muncul, penulis mencoba untuk segera mencari tau problem solvingnya, agar perasaan bosan ini tidak menjadi boomerang bagi diri sendiri.

Perasaan bosan memang wajar datang, namun apabila karena perasaan bosan itu membuat jadi kehilangan, akan bernilai tidak wajar. Sehingga, penting sekali untuk memvalidasi apa yang sebenarnya diri sendiri inginkan.

Apakah rehat sejenak bisa memulihkan kembali? Atau perlu variasi yang menyenangkan dari kegiatan yang dilakukan?
Terkadang mengajak berbicara diri sendiri adalah alternatif untuk kita lebih mengenali diri sendiri. Alternatif seperti itu, dianjurkan oleh psikolog-psikolog, sebagai langkah mengenali diri dengan cara eksplorasi diri sendiri.

Jika rasa bosan itu adalah hal yang wajar, tapi jika dibiarkan terus-menerus akan berdampak tidak baik bagi diri sendiri, lalu bagaimana caranya agar perasaan bosan ini tidak berlebihan?
1. Kamu perlu memberi ruang bagi dirimu untuk sendiri. Melakukan hal-hal lain yang kamu sukai. Atau istilahnya me time. Dengan melakukan me time, kamu juga akan menemukan passion dari diri kamu. Tidak semua soal pekerjaan, tapi juga passion yang kamu inginkan. Namun, yang perlu diperhatikan saat memberi ruang sendiri, jangan berlama-lama, ya. Tentukan sekitar 2-7 hari.
2. Kontemplasi. Melakukan perenungan terhadap apa yang sudah kamu lakukan, dan mengingat kembali tujuanmu, merupakan alternatif untukmu bisa mendapatkan motivasi baru kenapa kamu melakukannya.
3. Jadikan terlihat menyenangkan. biasanya orang merasa bosan terhadap sesuatu hal, karena dalam hal tersebut, tidak ada hal yang menyenangkan, atau monoton.

BACA JUGA :   6 Dampak Sampah Plastik dan Cara Mengurangi Penyebarannya

Sehingga rasa bosan hadir pada dirimu. Jika, seperti itu, langkah yang dilakukan adalah menjadikannya menyenangkan, dengan caramu sendiri, dan kreatifitas dirimu sendiri.

Langkah-langkah di atas merupakan cara bagaimana caranya agar ketika rasa bosan datang tidak menjadi hal yang merugikan. Sehingga, tidak membuat menyesal suatu saat. Semoga tulisan ini bermanfaat… terima kasih yang sudah membaca.

Baca juga : https://imbicom.club/2021/08/11/memilih-hijrah-dari-kebodohan/

Aidaannisa28 (26)

Penulis yang senang berimajinasi, berekspresi, dan bertumbuh menjadi berarti. For know more : @aidaannisa28 (Instagram)
Happy Reading!

Bagikan Yok!

Aidaannisa28

Penulis yang senang berimajinasi, berekspresi, dan bertumbuh menjadi berarti. For know more : @aidaannisa28 (Instagram) Happy Reading!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *