• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Mahasiswa kupu kupu VS mahasiswa organisasi

Bypramayanti

Agu 24, 2021

Sudah tidak asing lagi kalau ada orang yang bilang mahasiswa kupu kupu atau mahasiswa organisasi.
Itu menjadi hal yang lumrah di lingkungan kampus.
Mahasiswa yang setiap harinya hanya pergi kuliah pulang dan tidak ada kegiatan yang lainnya lebih di kenal dengan mahasiswa kupu kupu.
Mahasiswa yang hanya pergi kuliah lalu pulang ke kos atau rumah dan di kos pun selain membuat tugas palingan tidur di kamar, tidak suka bersosialisasi dengan teman teman kos yang lain.
Tipe mahasiswa seperti ini lebih lebih mengutamakan mendapatkan IPK yang tinggi dan lulus dengan cepat. Berbeda dengan mahasiswa organisasi.
Tipe mahasiswa organisasi adalah mahasiswa yang kesehariannya tidak hanya sibuk kuliah tetapi juga aktif dalam organisasi.
Entah itu dengan rapat organisasi, aktif dalam kegiatan organisasi, bahkan dalam kesehariannya tidak terlepas dari organisasi.
Tipe mahasiswa seperti ini memiliki beberapa keuntungan antara lain:
1. banyak relasi
Tipe mahasiswa ini memiliki banyak kenalan, entah itu teman teman kelas, teman teman kos, teman teman satu organisasi, teman teman dari organisasi lain dan mahasiswa yang aktif dalam organisasi biasanya dekat dengan dosen.
Di tambah jika organisasi yang di ikutinya itu organisasi di luar kampus. Biasanya mahasiswa yang gabung dalam organisasi luar kampus berasal dari kampus kampus lain.
Yang menyebabkan akan semakin banyak kenal dengan orang orang baru sehingga dapat menjalin silaturahmi.
Karna semakin banyak kenal dengan orang kita juga mendapatkan pengalaman dan belajar.
2. mudah bergaul
Orang yang mudah bergaul akan di senangi dan memiliki banyak teman. Karna tidak akan sulit baginya jika harus berkenalan dengan orang baru.
3. orangnya kritis
Tipe mahasiswa organisasi orangnya kritis dari pada mahasiswa lainnya. Karna mereka biasa untuk debat dan berbicara di depan umum, apalagi dalam membahas tentang hal hal yang terjadi di lingkungan kampus ataupun untuk kemajuan organisasinya.
4. tidak hanya mementingkan keperluan pribadi
Tipe mahasiswa seperti ini bersifat loyal, mahasiswa tipe ini tidak hanya memikirkan dirinya sendiri tetapi juga memikirkan orang lain.
5. biasa mengatur waktu.
Mahasiswa tipe ini harus bisa mengatur waktu antara kuliah, organisasi dan juga menyelesaikan tugas tugas kuliahnya.
Bukan hal mudah dalam membagi waktu antara kuliah dan organisasi. Bahkan di waktu yang bersamaan harus memilih antara kuliah dan organisasi.
Membuat mahasiswa harus berpandai pandai dalam mengatur waktu.
Bahkan mahasiswa harus memanfaatkan waktu di saat dosen memberikan beberapa kali jatah untuk tidak memgikuti perkuliahan.
6. Mendapatkan pengalaman untuk bekerja
Ketika melamar pekerjaan mahasiswa yang aktif organisasi akan mudah beradaptasi di lingkungan itu dan sudah memiliki sedikit pengalaman selama di di organisasi yang dapat di gunakannya ketika bekerja.
Karna tidak semua hal akan di dapatkan hanya belajar di kelas.
Seperti bagaimana berbicara di depan umum, Percaya diri ketika berbicara, bagaimana tata cara ketika rapat ataupun sidang. Semua itu hanya di dapatkan di organisasi.
Tidak ada dosen yang mengajar mata kuliah seperti itu.

BACA JUGA :   Kala Harapan Dilanda Hujan

Selain memiliki keuntungan juga memiliki beberapa kendala seperti
1. Susah minta izin ke dosen
Bagi sebagian dosen ada yang tidak memberikan izin untuk urusan organisasi, bagi sebagian dosen ada yang tidak terlalu mendukung mahasiswa yang ikut organisasi.
2. Kurangnya waktu tidur
Sudah hal biasa bagi mahasiswa organisasi kurang waktu tidur atau waktu untuk istirahat.
Ketika teman teman kos yang lainnya sudah tidur justru mahasiswa organisasi harus menyelesaikan tugas kuliah, bahkan ada yang memakai sistem kebut semalam.
3. Wisuda lama
Alasan mahasiswa banyak yang tidak mau gabung organisasi karna beranggapan mahasiswa yang ikut organisasi akan lama wisudanya.
Padahal anggapan seperti itu tidak benar. Banyak juga mahasiswa yang aktif dalam organisasi bisa menyelesaikan perkuliahannya tepat waktu bahkan dengan IPK yang tinggi.
Sebenarnya cepat atau lamanya mahasiswa itu wisuda bukan karna aktif organisasi atau tidaknya, tapi tergantung bagaimana mahasiswa itu sendiri.
Sekarang sekarang ini banyak perusahaan yang merekrut pekerja tidak hanya menilai tingginya IPK yang di dapatkannya.
Tetapi perusahaan saat ini lebih melihat pengalaman organisasi mahasiswa itu.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *