• Sen. Sep 27th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Tips Sederhana Agar Jabatan Presiden Tidak Diperebutkan

ByYudhaWardhana

Agu 23, 2021

Tahun 2024 memang masih tiga tahun lagi. Tetapi suhu politik sudah lebih awal dipanaskan.

Yang ingin maju dalam kontestasi pilpres, sudah mulai menjual diri dengan menyebar banner di berbagai daerah. Ya pasti mereka akan ngeles dengan mengatakan itu bukan curi start kampanye tetapi lebih ke penyampaian pesan moral di masa pandemi. Silakan saja, itu hak mereka untuk tidak mengakui akal bulus nya tetapi rakyat juga berhak untuk tidak percaya.
Selain politik banner, ada juga pihak pihak yang mendorong incumbent untuk tetap jadi presiden. Tentu dengan mekanisme amandemen konstitusi dengan memanfaatkan pandemi sebagai force majeur.
Apapun strateginya, sebagai rakyat yang tidak pernah belajar ilmu politik, saya membaca fenomena ini dengan sangat sederhana saja. Menurut saya, akar masalahnya bukan pada banner ataupun amandemen konstitusi. Logika sederhananya, kalau ada yang berani menyatakan ketertarikannya menjadi presiden, berarti ada sesuatu yang memiliki daya tarik sangat kuat. Kalau saya tarik ini dicabut atau minimal dikurangi, mungkin tidak banyak lagi yang tertarik untuk menjadi Presiden.
Mungkin, sekali lagi mungkin, inilah hal hal yang bikin banyak politisi kepincut menjadi Presiden
1. Istana Presiden.
Saya memang belum pernah masuk istana presiden. Tapi saya sangat yakin ruangannya berAC, lantainya keramik, kursinya empuk, makanannya enak-enak. Saya usulkan, istana ini disederhanakan saja fasilitasnya. AC diganti kipas angin baling-baling, kursinya diganti dengan kursi kantor (asal tetap empuk aja buat duduk), makanannya disamakan dengan menunya rakyat kecil, cukup nasi, sayur, tahu/tempe. Itu sudah cukup bergizi. Tak perlu ayam, ikan, daging. Biar itu dimakan para rakyat saja. Kalau ada tamu negara kan juga tak masalah disuguhi kuliner nusantara nan sederhana.
2. Gaji Presiden.
Saya tidak tahu sih berapa gaji bulanannya seorang Presiden. Tapi kalau nggak guede banget mana mungkin banyak yang minat jadi Presiden. Sebaiknya gaji pokok Presiden cukup maksimal 10 juta saja per bulan. Itupun minimal 2,5% wajib dipotong dan dimasukan ke Badan Amil Zakat Infaq Sedekah.
3. Paspampres. Kemana-mana diukuti pasukan pengawal memang menimbulkan rasa bangga. Kebanggaan itulah yang bisa menarik minat orang untuk jadi Presiden. Jadi sebaiknya jumlah anggota Paspampres dikurangi saja. Cukup 5 – 10 orang saja yang penting menguasai ilmu oleh kanuragan (bela diri) dan kadigjayan (punya aji segara geni, tapak wisa, gelap ngampar, atau mungkin ilmu naga puspa). Tidak banyaknya jumlah paspampres ini supaya Presiden bisa leluasa bergerak seperti cangkruk di warkop atau belanja ke pasar dan toko kelontong.
Dengan pengurangan daya tarik ini diharapkan kelak yang menjadi Presiden adalah orang yang tidak pernah berminat menjabat posisi tersebut

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Puisi : Cinta Tak Sampai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *