• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

SENI MEMAAFKAN

ByHayati

Agu 22, 2021

Selamat siang sohabat- sohabati sekalian..

“Pernah nggak sih kalian merasa seperti dikecewain, disakitin, trus kalian menjadi marah, sedih, kecewa atas diri sendiri maupun kesalahan orang lain?”

Kalo kalian pernah merasakannya, atau bahkan saat ini sedang berada di zona tersebut berusahalah untuk memaafkan kesalahan diri sendiri, memaafkan kesalahan orang lain yang hal itu membuat dirimu tidak nyaman. Karena jika kalian tidak bisa memafkannya justru yang sulit itu diri sendiri, mau makan, mau tidur, bahkan ingin melakukan aktivitas lainnya selalu terbayang- bayang rasa bersalah, rasa benci kepada orang lain, rasa dendam, ataupun rasa- rasa negatif lainnya muncul, yang hal itu tidak membuat dirimu nyaman dalam beraktivitas, dan menjalani proses hidup. Hidupmu serasa membawa beban dan tekanan yang berat.

” Dan apakah kalian tau, jika hidup selalu membawa beban dan tekanan?”
Jika hidup membawa beban dan tekanan ya berat lah pastinya, kamu menjadi mudah lelah, capek, mudah mengeluh. Ketika hal itu sudah terjadi maka akan sulit bagimu dalam menggapai impian, cita- cita dan tujuan dalam hidup. Makannya, yuk sama- sama kita belajar memaafkan diri sendiri, memaafkan kesalahan orang lain agar hidupmu jauh lebih ringan, rileks, nyaman, dan indah.

“BTW, apa sih arti memaafkan?”
Memaafkan ialah seni mengikhlaskan kesalahan orang lain maupun kesalahan diri sendiri. Sejatinya manusia ialah makhluk an- nas yang tidak pernah luput dari salah dan dosa. Nah dengan memaafkan kesalahan orang lain maka hati menjadi lebih tenang, tenteram, dan nyaman. Memang sih hal itu berat tidak mudah seperti membolak- balikkan tangan. Tapi percayalah jika ada keinginan untuk memaafkan pasti bisa kok. Tidak harus secara langsung, pelan- pelan saja, bertahap. Semangat, kamu pasti bisa, karena disini diri sendirilah yang menjadi pemeran utama dalam proses memaafkan. Maka dari itu yakinkan, mantapkan hatimu dan mulailah dengan bismillah, agar dirimu bisa berdamai dengan jiwa dan ragamu, bisa berdamai dengan orang lain.
” Nah, kira- kira siapa saja sih yang berhak dan pantas untuk dimaafkan?”
Orang yang berhak dan pantas untuk dimaafkan ialah semuanya. Ya, semua orang diantaranya pertama kamu harus memaafkan dirimu sendiri, jangan pernah menyalahkan diri sendiri karena kegagalanmu, kegagalan ialah proses pendewasaan dan proses belajar untuk menjadi lebih baik lagi. Yang kedua ialah orang tua, ketika orang tuamu tidak bisa memenuhi keinginanmu, kebutuhanmu, jangan pernah kamu salahkan mereka. Karena dibalik itu semua ada perjuangan yang begitu besar yang mereka berikan demi membuat kamu bahagia. Mereka rela banting tulang, rela kepanasan, rela kedinginan, rela mengorbankan semuanya untukmu. Ketika memang dia belum bisa memenuhi keinginanmu bukan berarti dia tidak sayang, namun karena alasan yang membuat mereka tidak memenuhinya. Tapi percayalah alasan dari orang tua pastilah itu yang terbaik. Karena mereka ingin melihat anaknya bahagia, dan lebih baik lagi.
Yang ketiga ialah saudara, baik itu saudara kandung maupun bukan. Yang keempat ialah semua orang yang bukan keluarga, seperti tetangga, teman, saudara, pasangan, mantan, dan yang lainnya.

BACA JUGA :   Keluarga segalanya

Ketika kamu bisa memaafkan dirimu sendiri, memaafkan orang lain. Bisa berdamai dengan diri sendiri, berdamai dengan keadaan maka hidupmu akan jauh lebih ringan, tenteram dan nyaman.
Ingat, tidak semua yang menurutmu baik, itu baik di mata Tuhan. Justru yang menurutmu buruk itu menjadi yang terbaik untukmu. Percayalah, skenario yang Tuhan berikan kepada hambanya jauh lebih indah dari apa yang kita harapkan. Jadi, jangan berlebihan dan terlalu keras, terlalu menuntut atas dirimu, maafkanlah segala kesalahan dirimu, maafkanlah segala kesalahan orang lain yang selama ini membuatmu tidak nyaman. Maafkanlah, dan cintailah dirimu apa adanya.

Hayati (5)

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *