• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Perempuan Yang Selalu Dipertanyakan

Pada masa kini, pandangan tentang wanita dari zaman ke zaman terus mengalami perubahan.

Dari tentang wanita yang tempatnya hanya di dapur, tidak pantas berkarier, bahkan kodrat perempuan adalah manak, masak, dan macak.

Dari pandangan yang membedakan peranan dan keberdayaan kaum perempuan, membuat kaum perempuan selalu dipertanyakan.

“Nanti, kalau sudah menikah, mau jadi Ibu rumah tangga, atau mau berkarier?”

“Perempuan berpendidikan tinggi-tinggi ngapain?”

Pertanyaan-pertanyaan yang seperti itulah, yang seharusnya di ubah, menjadi kalimat yang mensupport penuh atas pilihan apapun yang dipilih oleh kaum perempuan.

Seperti katanya Mba, Najwa Shihab “Perempuan itu kodratnya Cuma 3, yaitu menstruasi, melahirkan, dan menyusui, selebihnya bisa dilakukan oleh perempuan maupun laki-laki,”

Kenapa Perempuan yang selalu dipertanyakan?

Mungkin, kalau melihat karakteristik dari paradigma masyarakat yang turun temurun, yaitu kesetaraan perempuan dengan laki-laki.

Laki-laki selalu mendominasi tempat-tempat yang ada.
Seperti, banyaknya pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh kaum laki-laki, sedangkan peempuan diberikan pekerjaan yang ringan-ringan saja.

Tanpa menyinggung pekerjaan manapun. Pandangan perbedaan itu masih lekat pada realitas kehidupan kita.

Perempuan punya kapasitas dan kesempatan yang sama dengan laki-laki.

Perempuan bisa melakukan apa yang dilakukan oleh laki-laki. Seperti halnya, yang baru-baru ini terjadi yaitu menangnya Cantika, Atlet angkat besi pada olimpiade Tokyo 2020. Cantika sukses mengangkat besi yang beratnya lebih dari 100 Kg.
Peran yang biasanya angkat-angkat yang berat hanya dilakukan oleh laki-laki, kini dengan adanya perempuan seperti Cantika, membuktikan bahwa perempuan mempunyai kapasitas yang sama seperti laki-laki.

Realitas lain, gadis yang berasal dari Pakistan yang bernama Malala. Ia berani menyuarakan haknya pada pemerintah Pakistan, yang melarang kaum perempuan untuk bersekolah dan keluar rumah, tanpa didampingi sosok laki-laki.

BACA JUGA :   Merayakan Kemerdekaan, Lakukan 4 Hal Produktif

Karena, Malala merasakan pemberontakan pada hatinya dan juga logikanya, ia pun berani menyuarakan apa yang menjadi haknya.

Konsekuensi dari keberaniannya, Malala pun di tembak tepat di kepalanya, yang membuatnya hampir meninggal. Pertolongan Allah datang kepada Malala yang berusaha menegakkan kebenaran. Malala kembali sehat, bahkan karena keberaniannya ia daulat menjadi pemenang Nobel perdamaian dunia, oleh PBB.

Karenanya, perempuan di Pakiskan tidak lagi harus takut, jika keluar rumah, dan juga mendapatkan hak yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang hanya didapatkan oleh laki-laki.

Karena kesuksesan dari tokoh-tokoh perempuan di atas, patut kita jadikan inspirasi, bahwasanya perempuan juga mempunyai hak dan kesempatan yang sama.

Tokoh-tokoh lain, bisa kita lihat di Indonesia ini, seperti R.A Kartini. Pahlawan perempuan yang menyuarakan hak perempuan, yaitu perempuan juga pantas mendapatkan pendidikan yang tinggi, dan tugas perempuan bukanlah hanya 3 hal (manak, macak, dan masak), melainkan, bisa lebih dari itu. Perempuan bisa berdaya dengan potensi yang dimilikinya.

Penulis menulis tulisan ini, karena melihat realitas tentang pembedaan peran laki-laki dan perempuan, yang cukup mengkhawatirkan untuk mental perempuan.

Perempuan yang selalu dipertanyakan.
Jika saja, menelisik ke perjuangan Nabi Muhammad untuk mengangkat derajat kaum perempuan, yang tidak boleh dilakukan semena-mena, apalagi dipandang berat sebelah kedudukannya dengan laki-laki.

Pahlawan perempuan masa kini, adalah perempuan yang mampu berdaya di kaki sendiri.

Perempuan yang berpendidikan tinggi, tanpa merasa harus memilih menjadi ibu rumah tangga, atau berkarier di luar sana.

Karena, perempuan tidak sepatutnya selalu dipertanyakan, terkait peranan mereka di kehidupan.

Perempuan bisa melakukan pekerjaan yang dilakukan oleh laki-laki, dan perempuan bisa mengambil peran lebih di masyarakat.

BACA JUGA :   Polemik Vaksinasi, Yang Katanya Membahayakan Diri?

Semoga dengan tulisan ini bisa memberikan insight baru untuk kamu, dan mohon maaf, apabila dalam kepenulisan terdapat kesalahan. Apabila ada saran, kritik, atau komentar saya persilahkan, atau bisa DM ke Instagram @aidaannisa28.

Aidaannisa28 (26)

Penulis yang senang berimajinasi, berekspresi, dan bertumbuh menjadi berarti. For know more : @aidaannisa28 (Instagram)
Happy Reading!

Bagikan Yok!

Aidaannisa28

Penulis yang senang berimajinasi, berekspresi, dan bertumbuh menjadi berarti. For know more : @aidaannisa28 (Instagram) Happy Reading!

One thought on “Perempuan Yang Selalu Dipertanyakan”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *