• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Puisi: Desaku di Sore Hari

ByBudi Prathama

Agu 11, 2021 , ,

Langit kini tampak mendung.
Pohon-pohon di pinggiran rumah pun terlihat diam. Di pinggir-pinggir jalan telah duduk pemuda-pemuda desa.
Para orang tua masih sibuk bekerja di kebunnya.

Senja di sore ini.
Aku menyaksikan keindahan dan merasakan kenyamanan hidup di desa.
Aku mulai perhatikan secara perlahan orang-orang sibuk berlalu lalang.
Di depan rumah jua duduk seorang nenek yang berambut putih.

Desaku, tanah kelahiranku!
Dapatkah semua orang tertawa lepas pada hari-hari selanjutnya?
Tertawa di kala senja sore hari seperti hari ini.
Sore ini aku punya banyak waktu untuk merenung.

Namun, desaku kini perlahan termakan virus kerakusan.
Para penguasa desa semuanya pandai bertopeng.
Mereka terngiang membawa harapan pembangunan, namun ia jua sembunyikan tangannya.
Semoga senja sore ini pertanda desaku akan baik-baik saja masa depan.
Semoga virus itu lenyap dapat dengan sendirinya.

Todang-Todang, 26 Juli 2021

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   BUKAN AKU

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *