• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Menjadikan Menulis Sebagai Hobi

Setiap manusia tentu memiliki minat dan hobinya masing-masing. Ada yang suka/hobi pada bidang olahraga, seni, sosial atau pada bidang-bidang yang lain. Bakat dan passion yang dimiliki setiap orang, dapat menjadi suatu keunikan dan keunggulan bagi setiap individu manusia.

Oleh karena itu, sangat perlu untuk mengasah setiap potensi diri untuk dapat dikembangkan. Tuhan sudah menganugerahkan setiap potensi kepada individu manusia, maka selanjutnya menjadi tugas manusia sendiri untuk mencari dan mengembangkan potensi tersebut.

Saya sendiri punya hobi yakni dengan menulis. Menulis adalah kegiatan mengungkapkan ide dan pemikiran terkait dengan kejadian atau problem yang terjadi. Di mana kegiatan menulis sebagai bentuk ekspresi untuk mengungkapkan keresahan dalam bentuk karya tulisan.

Faktanya, bahwa menulis bukanlah suatu kegiatan yang begitu sulit, namun tidaklah juga mudah. Hal terpenting adalah bagaimana bisa mencintainya dan terus berlatih menulis, dan juga tidak lupa untuk membaca sebagai nutrisi dalam menulis.

Apabila kita sudah memutuskan untuk menulis, berarti hasil pemikiran kita pun siap dibaca oleh publik, dan tentu kita sudah siap untuk menerima pujian dan lebih-lebih hujatan dan kritikan.

Sebagai penulis yang baik, tentu penulis selalu mengusahakan untuk memakai bahasa yang mudah dipahami secara umum dan tidak bertele-tele. Tujuannya kan agar tulisan dapat tersampaikan dengan baik, untuk itulah perlu menulis dengan bahasa yang mudah dipahami.

Dunia kepenulisan di era sekarang ini, tentulah sangat banyak orang dapat berkontribusi di dalamnya. Tidak heran jika banyak kita jumpai tempat menulis baik di media online, koran, buku atau pun televisi. Nah, itu semua tentu mengupayakan agar pesan yang disampaikan dapat dipahami oleh pembaca secara umum.

Mungkin berlaku juga bagi orang lain, kegiatan menulis bagi saya menimbulkan kenyamanan dan ketenangan apabila mampu mengeluarkan hasil pemikiran dalam bentuk karya tulisan. Ditambah pula ketika mampu tersusun secara terstruktur dan baik. Mungkin secara meteri tidak ada, tetapi secara batin tentu sangat besar manfaatnya.

BACA JUGA :   Wujudkan Mimpi Kuliah di Inggris Dengan Beasiswa Chevening!

Ada banyak tokoh-tokoh pemikir di dunia ini terkenal karena pemikirannya yang mampu menembus batas, mampu memberikan solusi terbaik terhadap permasalahan yang terjadi. Nah, itu semua tentu tidak lepas dari karya yang dikenang sepanjang masa dalam bentuk tulisan seperti buku maupun dalam bentuk jurnal atau artikel.

Tanpa perlu mengambil tokoh dari luar, negara Indonesia saja telah melahirkan banyak tokoh penulis yang sampai saat ini masih kita kenang. Salah satunya ialah “Pramoedya AnantabToer”, beliau merupakan novelis tersohor di Indonesia. Beliau pernah berkata bahwa “orang boleh pandai setinggi langit, tetapi selama ia tidak menulis maka ia akan hilang dalam masyarakat dan peradaban “.

Bahkan proklamator Indonesia, Presiden Ir. Soekarno, seperti dalam pernyataannya di buku Penyambung Lidah Rakyat Indonesia yang ditulis oleh Cindy Adams, beliau berkata bahwa hampir semasa hidupnya dihabiskan untuk membaca, dan hal itu juga banyak karya-karya beliau telah dipersembahkan untuk Indonesia.

Sebenarnya, bahwa menulis dan membaca adalah dua rangkaian yang tidak boleh dipisahkan. Membaca tanpa menulis mengakibatkan orang cepat lupa dan tidak mampu menyampaikan pesan dengan baik, tetapi menulis tanpa membaca sama saja berjalan tanpa arah yang tidak punya nutrisi dalam perjalanan. Oleh karena itu, penulis yang baik adalah mereka yang menjadi pembaca terbaik.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *