• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Sunset di Sore Hari

Di depan Gubuk ku menatap langit sore yang indah
Cahaya jingga mentari lepas tenggelam
Kendaraan Lalu lalang
Kepadatan mulai terlihat

Cahaya mentari terakhir menyambut malam
Hewan malam pun mulai bersiap untuk berpetualang
mesjid mulai ramai bersiap ibadah Sholat maghrib

Manusia kembali ke rumahnya untuk beristirahat
lelah bekerja sedari pagi
Untuk hidup untuk keluarganya
Menitip rindu di malam nanti

Aku masih di Sini
Duduk di depan gubuk perjuangan
Bercerita berbagi rasa dengan kawan seperjuangan
Gubuk yang selalu memberi arti bagi penghuninya
Tentang Rasa , cinta dan Perjuangan.

Sunset di sore hari mengingatkan Aku Empat tahun lalu
Aku baru mengenal gubuk marhaenis
Yang di huni oleh orang yang sangat luar biasa
Motivasi dan saran yang di berikan sangat berarti bagi setiap orang yang ikut berjuang bersamanya

Proses demi proses telah di lalui
Asam, manis, pahitnya kehidupan sudah dilalui
Sudah di depan mata benih basis perjuangan
Untuk mewujudkan cita-cita

Orang-orang yang menghuninya paham akan persaudaraan
Betapa penting untuk merasakan derita saudara kita
Saling mengisi satu sama lain agar persudaraan semakin di junjung tinggi
Tidak ada yang Tua maupun muda semuanya dianggap sama
Sehingga rasa tak jauh berbeda

Ayo kawanku jangan surutkan semangat
Perjuangan kita masih panjang
Justru hal yang kita lalui adalah permulaan dari proses ini
Tetap di garis perjuangan kawanku
Demi tercapainya cita-cita organisasi.

Gubuk Marhaenis 29 Juli 2021

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Melestarikan Tradisi Sedekah Bumi di Tengah Pandemi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *