• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Derita Anak Kos

ByAgung Prasetyo

Agu 10, 2021 ,

Menjadi anak kost pada dasarnya adalah proses untuk menjadi lebih mandiri karena dengan menjadi anak kost kita dituntut untuk mengatur segala sesuatunya sendiri. Mulai dari mengatur pola makan, membatasi diri, pokoknya segala hal hingga hal-hal kreatif pun dilakukan untuk berhemat. Anak kost juga terkenal dengan kebebasannya, beberapa orang berpikiran bahwa dengan menjadi anak kost maka kamu tidak ada batas untuk melakukan hal yang kamu inginkan. Mulai dari jam bangun, jam bermain, hingga jam pulang ke kost-an. Hal itu memang ada benarnya, namun ada beberapa derita anak kost yang hanya dialami oleh hampir dari semua orang yang sedang ngekost.

Beberapa dari kamu yang saat ini sedang ngekost maka kamu pasti akan familiar dengan beberapa derita anak kost di bawah ini.

1.Makanan Bersama Teman
Terkadang, khususnya pada akhir bulan, anak kost sering sekali dihadapi dengan cobaan kantong tipis. Akan tetapi dengan menipisnya kantong, hasrat untuk makan makanan enak tidak kunjung hilang. Maka kebanyakan anak kost mengakali situasi seperti ini dengan cara sharing bersama teman kost yang lain. Walaupun satu piring bisa dimakan sebanyak 3 sampai 4 orang, yang penting hasrat untuk makan makanan enak sudah terpenuhi.

2.sakit sendirian
Kamu tidak akan pernah merasakan derita anak kost apabila kamu belum pernah merasakan sakit sendirian di tempat kost kamu. Sebelum kamu ngekost, disaat kamu sedang sakit biasanya akan ada orang tua atau anggota keluarga lain yang akan merawat, kamu hanya tinggal beristirahat karena mereka akan mengurus semuanya. Mulai dari pergi ke dokter, makan, hingga jadwal minum obat. Akan tetapi, saat menjadi anak kost kamu harus melakukan semuanya sendiri. Mau tidak mau kamu harus pergi ke dokter sendiri, syukur-syukur apabila ada teman yang bersedia membantu kamu saat sakit.

BACA JUGA :   4 Tahun Sudah Aku Bermahasiswa

3.Masalah Biaya
Nah, derita anak kost yang satu ini adalah yang paling sering dihadapi. Anak kost kerap kali bertemu dengan masalah keuangan, apalagi pada saat mereka baru menjadi anak kost. Saat mendapatkan uang bulanan, mereka cenderung merasa bahwa uang mereka banyak dan akhirnya kalap untuk membeli apa yang mereka inginkan. Lalu pada saat akhir bulan, baru mulai terasa bahwa mereka cukup boros pada awal bulan.

4.sering kesepian
Sering kesepian, enggak punya teman, rindu kampung halaman, adalah hal cerita anak kos yang akan kamu sering alami. Wajar kok, karena kamu belum punya teman banyak, belum tahu karakter manusia itu seperti apa. Seiring berjalannya waktu kamu akan paham bahwa manusia itu beragam karakteristiknya. Jadi kamu harus beradaptasi dengan orang-orang sekitarmu.

5.Mencoba hidup sehemat-hematnya
Hal ini biasanya kamu alami saat baru jadi anak kos. Karena belum punya gambaran berapa jumlah kebutuhan hidup, biaya makan, sampai biaya tak terduga. Semua masih kamu prediksi. Dan kalau prediksimu meleset, artinya harus punya biaya tambahan. Jadi daripada biaya hidup bulanan kurang, mending lebih. Caranya adalah dengan mencoba hidup sehemat-hematnya.

6.Punya konflik dengan teman kost
Yang namanya tinggal seatap, pasti selalu ada konflik atau gesekkan dengan teman kost. Entah itu tetangga kost yang berisik, suka berlaku seenaknya di tempat umum, sampe kasus curi mencuri antar penghuni kost. kemampuan sosialisasi kamu dibutuhkan untuk menyelesaikan konflik ini. Bisa dengan berteman baik dengan teman kos, atau bisa

7.Menemukan saudara senasib sepenanggungan
Menemukan saudara yang sama-sama merantau, sama-sama bertahan dan jauh dari rumah merupakan cerita anak kost selanjutnya. Bukan sekadar teman, bukan sekadar sahabat, biasanya kamu akan menemukan saudara tak sedarah yang akan menemanimu dalam susah ataupun senang.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *