• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

4 Fakta Hari Pertama Uji Coba Mal Buka saat PPKM di Jakarta

Jakarta – Pemerintah memutuskan melakukan uji coba pembukaan mal di empat kota selama perpanjangan PPKM level 4. Di hari pertama, pengunjung mal di Jakarta terbilang sepi.
Di Cilandak Townsquare (Citos) di Jakarta Selatan (Jaksel), sejumlah toko sudah buka, di antaranya yang menjual makanan dan minuman. Ada juga toko yang melayani makan dan minum di tempat.

Pantauan Selasa (10/8/2021), siang tadi, ada pengunjung yang hanya dicek suhu tubuh oleh pihak keamanan mal saat hendak masuk. Para pengunjung juga dianjurkan menggunakan hand sanitizer yang sudah disediakan di lobi utama.

Sesekali ada juga pengunjung yang menunjukkan sertifikat vaksinasi COVID-19 sebagai bukti sudah divaksinasi.

Seperti apa hari pertama uji coba pembukaan mal di Jakarta? Berikut fakta-faktanya:

Tunjukan Bukti Vaksin

Mal Taman Anggrek, termasuk mal yang buka dalam penerapan uji coba. Mal ini menerapkan 25 persen kapasitas untuk setiap pengunjung yang masuk.

Setiap pengunjung wajib menunjukkan bukti vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi. Sebelum masuk area mal, mereka diwajibkan untuk men-scan barcode melalui aplikasi tersebut.

Advertising and Promotion Manager Mall Taman Anggrek Elvira Indriasari mengatakan setiap pengunjung yang masuk nantinya akan diverifikasi melalui aplikasi tersebut.

“Iya jadi kan memang mal sudah mulai buka tapi harus cek kartu vaksin dari pemerintah, kita sudah galakkan PeduliLindungi itu. Nah nanti jadi ada semacem check in-check out memastikan mereka sudah verified, kalau mereka sudah (terverifikasi) bisa masuk,” jelas Elvira saat dimintai konfirmasi, Selasa (10/8/2021).

Setiap akses pintu masuk mal juga telah dijaga oleh petugas yang siap mengecek pengunjung. Selain itu, setiap pengunjung yang hendak masuk dimintai untuk mengecek suhu tubuh mereka.

BACA JUGA :   Tips Hidup Sehat di Masa Pandemi

Pengunjung yang diperbolehkan masuk ke area mal hanya yang sudah tervaksin dan sebanyak 25 persen dari kapasitas mal. Jika ada pengunjung yang belum tervaksin, tetapi hendak masuk ke area mal, dia memastikan pengunjung tersebut tidak boleh masuk.

Bioskop Masih Ditutup

Pemprov DKI belum mengizinkan bioskop dibuka meski ada uji coba pembukaan mal. Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pelonggaran ini dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek.

Salah satunya, tercapainya target 7,5 warga di Jakarta disuntik vaksinasi COVID-19 sebelum akhir Agustus.

“Ada beberapa unit kegiatan yang dibuka kembali seperti Mal 25 persen, salon juga di buka. Yang belum di buka itu bioskop, tempat main anak anak, yang ada di mal kemudian tempat ibadah juga dibuka 25 persen,” kata Riza.

Riza memastikan pembukaan sejumlah unit usaha tetap berjalan dengan memperhatikan protokol kesehatan COVID-19 yang ketat.

“Tetap melaksanakan prokes secara disiplin dan baik, selain juga yang sebelumnya sudah dibuka yaitu pasar dan lain lain. Jadi kami minta masyarakat sekalipun ada penurunan cukup baik di Jakarta terkait penyebaran COVID-19 menurun kemudian vaksin juga baik, sudah melebihi dari target 7,5 juta di akhir Agustus tapi bisa dipenuhi di awal Agustus,” imbuhnya.

Nggak Boleh Nongkrong

Menteri Perdagangan M Lutfi mengatakan meskipun mal sudah dibuka, tidak semua orang bisa masuk mal. Dia menegaskan mal hanya dikunjungi oleh orang yang mau berbelanja bukan cari hiburan apalagi ‘nongkrong’.

“Nggak, nggak boleh nongkrong. Di level 3 dan 4, nggak boleh buat nongkrong. Kalau mau ke mal cuma buat orang belanja aja,” ujar Lutfi kepada wartawan di Kokas.

Mal tidak bisa dikunjungi anak-anak di bawah 12 tahun dan juga orang tua di atas 70 tahun. Pengunjung yang diperbolehkan hanya yang sudah divaksinasi.

BACA JUGA :   Perempuan Berkerudung Itu,Salmia Namanya

Lutfi mengatakan pemerintah dan asosiasi pengusaha akan menyusun protokol kesehatan lanjutan untuk mengakomodir orang yang tidak bisa divaksin untuk masuk mal.

“Jadi gini, memang ada banyak SOP-nya sedang disusun. Komorbid, ibu hamil, itu memang sekarang nggak boleh. Ke depannya kan kita bisa cari jalannya, apalagi ini kan semuanya harus digital,” ungkap Lutfi.

Langgar Prokes Terancam Ditutup

Selama perpanjangan PPKM level 4 ini, mal dibuka dengan kapasitas maksimal 25%, selain itu mal hanya dibuka untuk masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi.

Menteri Perdagangan M Lutfi meminta pengelola mal agar mengatur operasional sesuai aturan, salah satunya adalah menjaga agar tidak ada keramaian timbul di mal.

Jika ada pelanggaran, pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan asosiasi pengusaha mal. Dia mengatakan sudah ada negosiasi untuk menutup mal selama 3 hari bila ada pelanggaran.

“Sanksi sudah ada. Kita voluntary sama asosiasi dan pengelola mal, kalau ada pelanggaran yang punya mal itu akan menutup sendiri malnya. Negosiasinya akan tutup 3 hari kalau ada pelanggaran,” kata Lutfi.

Tim detikcom – detikNews

Djuan Revi (281)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!

Djuan Revi

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *