• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Membaca Menolak Lupa

ByBetrix aran

Agu 9, 2021

Entalah….
Liburan panjang kali ini benar-benar membosankan.Meja belajar di sebuah kos sederhana masih setia menemani. Kertas-kertas masih berceceran sana-sini.Perasaan pulang kampung selalu menggebu-gebu. “Kalau harus pulang kampung pada liburan kali ini,saya ketinggalan informasi dan putus komunikasi dengan beberapa penulis yang menjadi idola”.
Menurut saya,penulis-penulis itu telah memotivasi saya untuk menulis meskipun beberapa kali tulisan saya ditolak oleh media.Setelah saya mengoreksi kembali tulisan,banyak huruf yang lupa diketok dan penempatan subjek,predikat dan objek masih semau gue.Ah,menulis benar-benar membutuhkan kerja ekstra.
Hari masih pagi,di luar jendela sepoi-sepoi angin berhembus mererembesi kulit. Tubuh saya menggigil. Selimut pemberian nenek masih melekat di badan.Menyeruput segelas kopi dan mengunyah jagung Titi,kuambil beberapa buku bacaan dan mulai membaca hanya ingin menolak lupa.
“Menjadi penulis pemula dan penulis legend memang tidak mudah,dikritik terus dan terus dikritik”.Melalui membaca,saya tidak takut untuk jatuh cinta kepada kekasih hati seperti yang tertuang dalam sajak Sapardi Djoko Damono “Aku ingin mencintaimu dengan sederhana,dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu”.
Semakin sering saya membaca buku juga,kegagalan demi kegagalan dalam hal jatuh cinta diminimalisir juga dimaksimal..heheh

Dalam saja W.S Rendra terbaca jelas “membayangkan wajahmu adalah luka,Engkau telah menjadi racun bagi darahku”.
Sayaembagi tips membaca buku,gaya:
1.Pililah buku-buku bacaan yang sesuai dengan kemampuan menyerap personal. Saya menyarankan,agar anda membaca buku-buku seperti novel,buku-buku pengetahuan lainnya.
2.Sisispkan waktu untuk membaca
Pepatah usang menyebut “time ia read” waktu adalah membaca.
Maksimalkan waktu di rumah,kantor,halte,terminal untuk membaca.
3 Membiasakan diri untuk menjadikan perpustakaan sebagai “rumah”membaca.
4.Ciptakan sikon membaca yang nyaman.Kondisi yang nyaman akan membuat pembaca betah dan ingin menghabiskan waktu membaca.
5.Membaca menolak lupa.
Dengan membangun kebiasaan membaca, banyak hal “ditolak”diingat oleh otak.
6. Otak butuh diberi nutrisi.
Butuh waktu istirahat agar materi yang dibaca,bisa diingat.
Ingat, jika kita tidak memberi nutrisi otak,maka otak tidak akan merespon baik pengetahuan yang dibaca.

BACA JUGA :   Perempuan-Perempuan Metropolitan: Bunda Marissa

Membaca memberi kita pengetahuan berlimpah dan kaya makna. Oleh karena itu,mulailah membaca dari dalam diri sendri,keluarga,lingkungan da sekolah. Nilai-nilai pengetahuan yang dibaca kiranya diaplikasikan dalam kehidupan nyata dan membawa hikmat.
Membaca Menolak Lupa,semakin membac kita menghapus lupa.Jangan sekali-kali membuang waktu anda.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *