• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Main Domino pada Acara Hajatan di Kampung Saya, Bukan Semata Ajang Jadi Juara, Tetapi Hiburan Sosial

Acara hajatan ramai-ramai dalam pernikahan tidak akan lekang dengan zaman. Makin hari acara hajatan pernikahan makin rumit, terngiang mewah dan ditambah lagi sudah dapat disiarkan secara live di dunia Televisi. Kek gitu pernikahan Lesti Kejora dan Rizky Billar, keren kan dia.

Siapa sih yang tidak bangga acara pernikahannya dapat ditayangkan secara live di Televisi Indonesia? Saya saja mau, tetapi kayaknya mimpi deh, wqwqwq. Umumnya pada acara pernikahan sering kali tidak lepas dari berbagai hiburan seperti hiburan electon, atau pun hiburan bagi golongan kelas atas yang dapat mengundang orang-orang terkenal. Sehingga ia dapat menyumbangkan hiburan sesuai dengan bidangnya. Maka tentu hajatan seperti demikian diperuntukan bagi kelas sultan yang memiliki dompet tebal.

Namun bagi masyarakat golongan kelas bawah, syukur-syukurlah kalau mereka dapat mengadakan acara hajatan pernikahan bersama dengan embel-embelnya itu. Jelas suatu kesyukuran bagi mereka, apalagi kalau sudah bisa adakan juga acara hiburan, walaupun sifatnya nggak wajib juga sih.

Sama halnya di kampung saya desa Todang-Todang selalu ada hiburan ketika ada hajatan pernikahan, yang pastinya bukan hiburan seperti Lesti Kejora dan Rizky Billar. Tetapi, lomba domino yang tak kalah heboh dengan hiburan karaokean seperti di kampung-kampung. Lomba domino di kampung saya berjalan sudah sejak lama, dan kini akan terasa kaku jika ada warga kampung yang melaksanakan acara hajatan pernikahan, lantas tidak ada lomba dominonya, untung sih kalau nggak jadi bahan omongan.

Uniknya di kampung saya, lomba domino tidak semata ajang untuk melakukan penjudian. Taruhan uang, yang kalah mengeluarkan uang, sedangkan bagi yang menang justru mendapatkan uang, tentu bukan seperti itu. Akan tetapi, lomba domino di kampung saya malah sebagai hiburan sekaligus cara agar banyak orang atau tetangga yang datang.
Walaupun, lomba domino terdengar klise di masyarakat, tetapi acara lomba domino justru menjadi salah satu cara mengundang orang secara mulus, terlebih sebagai hiburan sosial. Artinya lomba domino di acara hajatan bukan semata perlombaan saja, melainkan ajang untuk mempererat hubungan sosial.

BACA JUGA :   Keseriusan Total Sangat Perlu Ketika Ikut Lomba

Kondisi di kampung saya ketika ada acara hajatan pernikahan dan ketika terdengar akan ada lomba dominonya, maka biasanya banyak orang yang berbondong-bondong datang, walaupun tidak mendapatkan undangan secara resmi. Mungkin karena hampir semua warga kampung dan sekitarnya itu memang hobi main domino, teruntuk untuk kaum laki-lakinya.

Asalkan sudah tahu aturan domino, mulai dari orang tua, remaja dan anak-anak pun juga akan ikut pada lomba domino tersebut. Ketika makin banyak kalangan yang ikut, maka rasa humor, lelucon dan hubungan kekeluargaan pun makin terbangun. Karena pada dasarnya bukan semata kejar jadi juara saja.

Justru sebaliknya, ketika tidak ada lomba domino pada acara hajatan pernikahan, maka suasana akan terasa sepi dan sedikit pula orang yang datang. Kecuali jika memang tujuannya tidak mau undang banyak orang, hehehe.

Di samping itu, saat ada lomba domino pada acara hajatan pernikahan di kampung saya, tentu dapat menghindari omongan tidak enak dari para tetangga, walaupun hanya berkisar satu dua orang saja yang melakukan. Kata yang biasa terlontar, “kammaing ndang diang pacceki, ndang le’bai malawo ai,” ungkapan tersebut adalah bahasa daerahnya kampung saya. Nah, ketika diartikan dalam bahasa Indonesia, kira-kira seperti ini, “kok bisa ya tidak adakan lomba domino, sangat tidak mencerminkan sekali sifat kedermawanan.”

Dengan begitu, melalui lomba domino maka menjadi cerminan warga kampung, apakah orang tersebut dermawan atau tidak? Terlebih sebagai hiburan sosial untuk mempererat persaudaraan. Dan juga sebagai hobi dari orang tua sekarang, semenjak ia muda dahulu.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *