• Ming. Sep 19th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Aku Terluka Lagi

Bysanghyang

Agu 9, 2021

Tentang aku, yang selalu gagal dalam hal percintaan.
Tentang aku, yang selalu bertepuk sebelah tangan.
Dan tentang aku, yang selalu bertahan dalam ketidakpastian.
Aku lelah, lelah dengan hati yang tak bisa mengabaikan sapa darinya.
Aku lemah, lemah akan senyum yang selalu kau lukiskan saat memelas kasihan dariku.
Mengapa??
Mengapa kau menyiksaku dalam ketidakpastian mu, hanyut dalam buai mesramu, percaya akan janji manismu.
Kumohon hentikan,,
Jangan buat aku sakit lagi, aku tak kuasa menahan hati yang terus menjerit.
Ucap mu mulai saat ini akan ku abaikan, aku ingin bahagia, aku ingin tersenyum lega, tanpa memikirkan kamu yang pernah menyakitiku,
Dan untukmu semoga kamu baik-baik saja, selalu dalam lindunganya, dan bahagia dalam harmonisasi hidup tua.
Dan untuk raga kumohon kuatlah, jangan sakit seperti hati, sebab kepergiannya akan menyisakan luka yang sangat pedih, bekas yang sama perih.
Untuk kali ini, kita berdamai dengan hati, hatiku dan hatimu semoga kita hati-hati dalam meletakanya, semoga dalam peluk barumu, kamu menemukan kenyamanan yang tak semu dan tanpa ragu, semoga dalam bahu yang menopang kepalamu, tak ada keluh yang tersirat.
Disini, aku juga akan berusaha melupakanmu, melupakan semua kenangan yang pernah kita buat bersama, aku akan menemukan pemelik hatiku yang baru, penopang rindu yang baru, penerima senyumku yang baru.
Disini, aku akan berjalan bersama langkah kakimu yang kau tinggalkan dalam relung hatiku,
Semoga bekasnya pudar setelah hujan air mata turun dari pipi kita berdua, dan bersama melupakan semuanya.
Disitu, semoga kau tak memaksakan hati untuk orang lain, tak memaksakan cinta karna kasihan.
Pesanku..
Tetalah bahagia bersama orang barumu, menangislah dalam peluknya, jangan cari bahu lain untuk bersandar, dia mencintaimu, kamu mencintai nya, jangan cari kenyamanan dari orang lain lagi.
Tetaplah menjadi periang,
Tetaplah menjadi dirimu sendiri, jangan mencoba meniru orang lain.
Untukku..
Tetaplah kuat, tegar akan semua yang kau lewati, semua cobaan yang kau hadapi akan selesai dan melukis bahagia pada waktu yang tepat, semoga aku bisa mencapai titik bahagia tanpa mengorbankan sesuatu yang berharga, semoga aku mendapat cinta yang tulus dan kasih yang nyata tanpa penantian yang cuma-cuma, semoga raga tak terpengaruh oleh hati yang sakit sebab patah hati, dan tak menyimpan dendam kepada yang menyakiti, semoga aku bisa cepat menyusul mu hehehe.
Kita akhiri semua dalam kata simpel ini “Selamat Tinggal” Semoga kita di pertemukan dalam pertemuan yang bahagia dengan pasangan kita masing-masing, Kita akan melewati jalan yang berbeda, kita akan berjalan dalam jalan yang berbeda, berlari dengan sepatu kita masing-masing.
Mulutku tak mampu berucap, ragaku tak bergerak, mataku berlinang air mata, tergeletak lemah tak berdaya. Kuat, kuat, kuat.
Jangan ada tangis kumohon, jangan ada tangis kumohon,
Mental tetap kuat, hati tetap tegar, raga jangan lemah.
Kisah kita, akan ku ceritakan kepada anak cucuku nanti, dan jika ada yang salah dalam ceritaku, ceritamu kutunggu di tempat indah dalam ruang lingkup bahagia yang sesungguhnya, yaitu keluarga..
Masa lalu kita jangan terjadi kepada anak kita,
Masa tua kita, kita habiskan dalam bahagia bersama keluarga kita masing-masing, melupakanmu aku, melupakanku kamu.
Terimakasih atas semua yang kau berikan kepadaku,
Terimakasih atas semua yang pernah kau lalakukan padaku.
Maaf kan aku jika saat bersamaku kau memaksakan kebahagiaan mu demi kebahagiaan kecil ku,
Terimakasih
Terimakasih
Thank you very much.
Untukmu yang tak sempat ku tatap mesra dala pertemuan akhir kita. Terimakasih kasih yang terkasih

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Dipertemukan oleh waktu:chapter 5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *