• Sel. Sep 28th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Dialektika Aliran Filsafat Empirisme dan Rasionalisme

Filsafat adalah suatu cara pandang melihat suatu persoalan secara menyuluruh. Filsafat selalu menjadi solusi untuk menjadi metode corak berfikir untuk memecahkan masalah.

Sejarah filsafat di mulai sejak beberapa puluh abad yang lalu yang biasa kita kenal dengan peradaban yunani, awal mula kehadiran filsafat di tandai dengan munculnya zaman geosentris yang cara berfikirnya mempertanyakan “dari mana dunia berasal?”. Sehingga munculnya Thales yang memberikan jawaban dari pertanyaan ini yaitu bumi berasal dari Air. Setelah beberapa abad mengalami pertentangan pendapat dengan para filsuf yang lain dan bersepakat bahwa sejak saat itu Thales di kenal sebagai bapak Filsafat dunia.

Rentetan perkembangan filsafat banyak mengalami pertentangan antara satu pendapat dengan pendapat lainnya ,landasan pertentangan ini terlihat jelas ketika idealisme ala plato dan Materialisme ala Aristoteles .hal ini terjadi beberapa abad hingga mengalami perkembangan aliran garis filsafat.

Aliran Empirisme yang di kemukakan oleh David Hume dan Spinoza berfikir bahwa kebenaran selalu berdasarkan pengalaman dan hal ikhwal yang bisa deteksi oleh indrawi bahwa sumber pengetahuan adalah pengalaman indrawi, bukan penalaran murni. tentu ini tidak lain dari garis keturunan filsafafat materialisme.
Sedangkan aliran Rasionalisme oleh Rene descartes adalah aliran yang memperluas metodologi yang di persepsi dari matematika ke seluruh ilmu pengetahuan.

Pertentangan aliran filsafat ini terus berlanjut hingga lahirnya tokoh filsafat abad modrn yaitu Imanuel Kant yang berupaya menyatukan dua persepsi aliran filsafat ini ke dalam inovasi metodw berfikirnya , menggunakan metode Empirisme dan juga Rasionalisme.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Debus dan Tirakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *