• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Aksi Demonstrasi, Ini 13 Tuntutan Federasi Mahasiswa Majene Menggugat (FM3) pada Bupati Baru Majene

Jumat, tanggal 23 Juli 2021, aliansi Mahasiswa Majene yang tergabung dalam Federasi Mahasiswa Mejene Menggugat (FM3), melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Bupati Majene. Aksi tersebut ditujukan kepada Bupati Majene yang baru selesai dilantik pada 27 Juni 2021 yang lalu.

Sekitar pukul 14.00 Wita para mahasiswa melakukan aksi di depan kantor Bupati Majene menuntut agar Bupati Majene keluar dari ruangan menemui para aksi di depan kantor. Para demonstran berharap kepada Bupati Majene untuk mendengar dan menjalankan tuntutan-tuntutan tersebut. Suasana gemuruh dari mahasiswa terdengar keras dan lantang disampaikan di depan Kantor Bupati Majene.

Ada beberapa tuntutan dan tagihan kepada Bupati Majene yang disampaikan para aksi demonstrasi, yaitu:
1. Realisasikan Perbub No. 2 Tahun 2014
2. Transparansi Beasiswa Daerah
3. Pelayanan Rumah Sakit Majene (Tingkatkan SDM dan Fasilitas Rumah Sakit) dan Terbitkan Perbup
tentang Rumah Singgah Pasien
4. Isu Reklamasi Majene yang banyak Menuai Penolakan dari Masyarakat
5. Menerbitkan Tambang Galian C Majene
6. Percepatan Penyaluran Bantuan Korban Gempa Majene
7. Perbaikan Drainase Lingkungan Majene yang Rawan Banjir
8. Renovasi Infrastruktur Jalan Majene, Khususnya Daerah Rangas yang Bergelombang, Malunda dan Ulumanda
9. Tingkatkan Kinerja DPPPA
10. Hentikan Penimbunan Daerah Resapan Kampung Baru
11. Solusi BPJS Masyarakat Majene
12. Perjelas Fungsi Pasar Oleh-Oleh Majene
13. Program 100 Hari Kerja Bupati Baru Majene

Sekitar pukul 16.00 Wita, H.A. Achmad Syukri Tammalele dan Aris Munadar Kalma, masing-masing selaku Bupati dan Wakil Bupati Majene datang menemuai massa aksi guna melakukan audensi. Beberapa perwakilan dari mahasiswa pun menyampaikan secara rinci atas poin tuntutan para demonstran.

Dari tuntutan tersebut, Bupati Majene sangat merespon baik atas aspirasi dan tuntutan dari Mahasiswa. Bahkan, Bupati Majene meminta kepada seluruh OPD untuk dapat bekerjasama dan mendengarkan tuntutan tersebut. Beberapa poin tuntutan juga akan menjadi bahan evaluasi kinerja Bupati Majene ke depan.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   TAMBAH LAGI COVID 19 MENINGGAL

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *