• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

PERKEMBANGAN VAKSIN VIRUS CORONA

Hampir setiap hari, kita disuguhkan dengan masifnya pemberitaan yang mengabarkan perkembangan pandemi Virus Corona di seluruh dunia. Hal ini tentu saja membuat sebagian masyarakat merasa ketakutan, apalagi vaksin Virus Corona masih dikembangkan oleh para ilmuwan dari berbagai negara.
Bisa dikatakan kalau vaksin tersebut tidak bisa didistribusikan dalam waktu dekat. Sementara di sisi lain, jumlah orang yang dilaporkan terinfeksi Virus Corona semakin bertambah hingga tulisan ini dibuat. Kabar buruknya, angka kematiannya juga cukup tinggi. Menyedihkan sekali bukan?

Bisakah Pengembangan Vaksin Corona Dipercepat?

Jauh sebelum pandemi Corona mewabah, di tahun 2003 dunia telah dihebohkan dengan wabah besar yang serupa dengan infeksi Corona, yakni SARS (severe Acute Respiratory Syndrome) dan MERS (Middle East Respiratory Syndrome).

Pengembangan vaksin untuk 2019-nCoV (Corona) terus dilakukan oleh para ilmuwan dari berbagai penjuru dunia. Pun demikian dengan yang dikembangkan oleh ilmuwan China telah membagikan urutan genetik virus dalam database publik online.
Adapun lembaga yang mendanai tiga dari kelompok ilmuwan yang mengembangkan vaksin untuk Virus Corona ini adalah Coalition for Epidemic Preparedness Innovations (CEPI), yang merupakan sebuah organisasi nirlaba yang dibentuk pada 2017 lalu.

Kelompok ilmuwan yang dimaksud adalah Inovio Pharmaceuticals Inc dan Moderna Inc. Mereka juga telah mengatakan bahwa mereka akan memiliki vaksin yang siap diuji pada hewan dalam satu bulan ke depan. Diperkirakan bahwa vaksin tersebut dapat diuji secara klinis fase satu pada manusia dalam tiga bulan, demikian dikatakan oleh kelompok ilmuwan Moderna yang bekerja dengan Institut Nasional Alergi dan Penyakit Menular AS.

Kedua kelompok ilmuwan tersebut menggunakan teknologi vaksin yang jauh lebih mutakhir, berdasarkan urutan DNA atau messenger RNA (mRNA) spesifik dari virus. Kemungkinan efek samping yang ditimbulkan cukup kecil, mengingat protein yang digunakan dalam vaksin tersebut hanya sebagaian kecil saja dari virus. Namun meski demikian, vaksin jenis ini biasanya masih dapat menimbulkan respon imun protektif pada tubuh seseorang.
Serangkaian uji klinis untuk vaksin tetap dilakukan, dan akan dilakukan uji coba pada hewan dan uji klinis kecil serta besar pada manusia. Proses ini perlu dilakukan untuk memastikan vaksin cukup efektif dan aman, sebelum pada akhirnya didistribusikan ke masyarakat.

BACA JUGA :   Berjuang Di Tengah Pandemi

“Uji klinis untuk vaksin tetap membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan hingga bertahun-tahun lamanya, meski beberapa uji dilakukan secara paralel sekalipun. Selama SARS mewabah pada 2002-2003 misalnya, diperlukan waktu sekitar 20 bulan hingga vaksin benar-benar siap untuk diuji pada manusia”, demikian dikatakan oleh Peter Hotez, seorang profesor sekaligus dekan dari Fakultas Kedokteran Tropis Nasional di Baylor College of Medicine Houson, dan co-director Pusat Pengembangan Vaksin Anak Rumah Sakit Anak di Texas.

Apa yang Harus Dilakukan?

Melihat fakta di atas memang cukup miris bukan? Lalu, apa yang sebaiknya kita lakukan? Langkah yang bisa kita lakukan adalah menerapkan protokol kesehatan, seperti memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan secara rutin.

Selain itu juga kita perlu menjaga sistem imun atau daya tahan tubuh tetap terjaga dengan baik. kita bisa melakukan banyak hal, mulai dari berolahraga secara rutin, pola hidup sehat, konsumsi air putih yang cukup, istirahat yang cukup, konsumsi makanan bergizi, hindari stres, tidur yang cukup hingga mengonsumsi multivitamin bila perlu.

Kabar baiknya, kita bisa mencari daftar multivitamin maupun obat secara lengkap di Halodoc. Mulai dari antibiotik, obat demam, herbal, obat anti nyeri, anti inflamasi, mata, antiseptik, kehamilan, hipertensi, ibu dan anak, anti virus dan masih banyak lagi yang lainnya.

Tidak hanya itu saja, melalui aplikasi maupun website Halodoc, kita juga bisa mencari berbagai informasi yang lengkap seputar kesehatan dan rumah sakit. Kita juga bisa berkonsultasi langsung dengan dokter yang ada seputar keluhan yang Anda rasakan.

Selain mendapatkan informasi seputar Virus Corona yang akurat, kita juga bisa melakukan swab test antigen yang akurat dengan harga yang terjangkau.

BACA JUGA :   Tiga Pilar Tak Bosan Gencarkan Operasi Yustisi Pendisiplinan Protokol Kesehatan

@hendradigital

Djuan Revi (281)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!

Djuan Revi

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *