• Sel. Sep 28th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Perbedaan Endemi, Epidemi, dan Pandemi

vaksin covid

Pengertian Endemi
Dilansir dari wikipedia.org, endemi berasal dari bahasa Yunani en- dan demos yang artinya di dalam + rakyat. Bila digabungkan, epidemi bisa berarti sebuah infeksi atau penyakit yang menjangkiti populasi tersebut, tanpa adanya pengaruh dari luar.

Penyakit endemik biasanya masih marak terjadi pada masyarakat di negara berkembang. Sebab, di negara berkembang, pembangunan belum merata, sehingga pengobatan dan pencegahan sulit dijangkau. Selain itu, pembangunan, persebaran informasi pun masih sulit didapat oleh orang-orang yang tinggal di pedalaman.

Beberapa contoh kasus endemik yang ada di Indonesia malaria, hepatitis, kusta, dan filariasis atau penyakit kaki gajah. Beberapa penyakit ini hanya terjadi di wilayah tertentu saja dan tidak menyebar luas.

Pengertian Epidemi
Lain lagi dengan epidemi, Quipperian. Kalau epidemi merupakan suatu penyakit yang terjadi dalam kelompok masyarakat atau wilayah dan menular dalam waktu yang sangat cepat.

Meskipun menyebar cepat, tetapi epidemi bisa ditekan sehingga tidak benar-benar meluas. Beberapa contoh epidemik ialah penyakit chicken pox di Amerika Serikat atau COVID-19 ketika masih terjadi di Wuhan saja.

Pengertian Pandemi
Nah, kalau pandemi berasal dari bahasa Yunani pan dan demos yang berarti semua + rakyat. Pandemi berarti epidemi global yang menular dan menjangkiti orang banyak secara luas, bahkan antar benua.

WHO atau World Organization Health mengatakan bahwa untuk terjadinya pandemi, ada beberapa syarat, yakni:

Timbulnya penyakit tersebut adalah hal baru dalam suatu populasi;
Subjek penyebab penyakit menginfeksi manusia dan membuat manusia tersebut sakit serius;
Subjek penyebab penyakit menyebar dengan gampang dan berkelanjutan pada manusia.
Sebuah penyakit bisa dikatakan jadi pandemi jika menular dan menyebabkan banyak kematian. Meskipun kanker jadi salah satu penyakit yang paling mematikan, tapi tidak bisa disebut pandemi karena tidak menular.

BACA JUGA :   Kamu Paklawan Ku

COVID-19 sebagai Pandemi
Nah, COVID-19 sendiri ditetapkan oleh WHO sebagai pandemi pada 11 Maret 2020 silam. Hal ini menunjukkan kalau dunia memang sedang benar-benar darurat dan butuh keseriusan dari manusianya sendiri agar virus COVID-19 bisa cepat hilang dan penyebaran tidak terjadi lagi.

Sebagai catatan, tidak banyak lho, penyakit yang digolongkan sebagai pandemi di dunia. Ini berarti, virus COVID-19 memang sangat berbahaya dan penularannya pun sangat cepat.

Beberapa pandemi yang pernah terjadi di dunia adalah:

-Flu Spanyol, terjadi pada tahun 1918-1919, membunuh sekitar 50 juta jiwa di seluruh dunia.
-Flu Asia, terjadi pada tahun 1957, membunuh sekitar 1,1 juta jiwa di seluruh dunia.
-Kolera, terjadi pada tahun 1910-1911, membunuh sekitar 800 ribu jiwa di seluruh dunia.
-HIV/AIDS, puncaknya terjadi pada tahun 2005-2012, membunuh sekitar 25 juta jiwa di seluruh dunia.

itulah perbedaan endemi, epidemi, dan pandemi. Mudah-mudahan dengan info di atas, kamu jadi lebih mengerti dan aware lagi ya terhadap bahayanya penyakit menular ini.

Djuan Revi (303)

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Bagikan Yok!

Djuan Revi

Ingin memanfaatkan sedikit potensi yang ada dalam diri saya agar bisa berguna dan bermanfaat untuk sesama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *