• Jum. Sep 24th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

IMAN, IMUN DAN AMAN DI MASA PANDEMI

ByAjo Manise

Jul 27, 2021

Sesuatu hal yang tidak dapat dipungkiri bahwa keadaan semakin mengerikan ketika angka covid bukan menurun tetapi justu semakin melonjak tinggi. Berbagai upaya dilakukan pemerintah dengan menggalakkan PPKM secara ketat hamprr di seluruh wilayah Indonesia. Selain itu kata IMUN menjadi kata kuci yang sering didengung-dengungkan kepada masarakat luas sebagai upaya menghadapi virus covid 19 yang semakin mengganas ini

Imun yang merupakan kependekan dari Imunitas berbicara tentang kekebalan atau daya tahan tubuh seseorang dalam melawan suatu virus penyakit. Masa pandemic yang tiada berakhir ini menuntut kita untuk meningkatkan imun agar menjadi kuat dalam menghadapi virus covid sehingga tidak menjadi korban yang terpapar. Hal menarik yang ingin penulis bagikan saat ini adalah bagaimana kita dapat meningkatkan IMUN kita  ?

Banyak advise dan nasehat yang sangat baik untuk meningkatkan IMUN yaitu dengan mengkonsumsi makanan yang sehat dan bergizi, minum vitamin dan memiliki waktu istirahat yang cukup. Namun disini penulis ingin membagikan hal yang sangat penting untuk meningkatkan Imun seseorang tetapi justru sering dilupakan.

Apakah itu ???           

Imun seseorang sangat dipengaruhi oleh kadar Imannya.  Mengapa demikian ?

Hal ini dialami nyata oleh seorang wanita yang terkena sakit pendarahan selama 12 tahun. Ia sudah menjual habis harta miliknya untuk pergi berobat namun hasilnya nihil. Saat ia mendengar ada seorang yang mampu menyembuhkan segala penyakit dengan mujizat itu datang ke daerahnya, maka wanita itu segera berusaha untuk menjumpai DIA. Kondisi fisiknya yang sangat lemah  membuat dia tidak mampu berjalan tegak tetapi harus merayap diatas tanah atau ngesot. Ia terus berjalan ngesot / merayap ditengah kerumuman orang banyak dengan satu keyakinan:  “ketika ku pegang saja ujung jubah Yesus / Nabi Isa, pasti aku sembuh”. Dengan perjuangan yang luar biasa, akhirnya wanita ini mampu menembus kerumunan ratusan orang dan mampu memegang jubah  Yesus / Isa dan saat itu juga pendarahan berhenti dan ia menjadi sembuh.

BACA JUGA :   Asal usul desa amis

Dari kisah ini penulis dapat mengambil makna yang luar biasa yaitu bahwa IMAN kita sangat menentukan IMUN kita. Wanita tersebut dalam kondisi daya tahan tubuh yang sangat lemah karena darah yang trus keluar dari tubuhnya, namun terbukti karena ia memiliki keyakinan atau iman, maka itu membuat dia kuat melewati kerumuman banyak orang. Ketika imun wanita ini lemah, maka ia hanya akan berhenti di tengah perjalanan saja, tetapi ternyata IMAN wanita ini memperkuat IMUNnya untuk melewati sakit penyakit yang ia alami.

Sahabat pembaca, jelaslah bahwa kadar kualitas Iman sangat penting dan sangat berpengaruh terhadap peningkatan imun kita. Oleh sebab itu sering kita mendengar adanya istilah : “Hati yang gembira adalah obat yang manjur” Orang yang memiliki iman yang kuat, ia akan  mampu menghadapi setiap permasalahan hidup dengan bersyukur, sehingga tidak kehilangan sukacita dan semangat dalam menyelesaikan setiap persoalan dan kesukaran. Inilah yang akan membuat seseorang mampu memiliki daya tahan tubuh yang kuat dalam melawan penyakit yang ada. Kekuatan Iman seseorang sangat menentukan seberapa besar Imun yang ia miliki. Ketika Iman dan Imun kita dalam keadaan terjaga maka kitapun akan ada dalam posisi yang Aman.

Masa pandemi tidak dapat kita hindari tetapi harus kita hadapi, marilah kita berjuang bersama melalui badai yang sedang bergejolak ini bukan hanya dengan memperhatikan kodisi fisik kita saja tetapi juga dengan meningkatkan kadar kualitas Iman kita, sehingga Imun kita terjaga dan kita selalu dalam keadaan Aman yaitu dalam perlindungan Tuhan.

Tetap Semangat Sahabat dan Salam Sehat untuk semua….

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *