• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Takut Belajar Filsafat? Coba Deh Baca Ini Dulu

ByCandrafitria

Jul 26, 2021

Sedikit Tentang Filsafat
Oleh Fitria Candra Ningrum

Seringkali banyak orang yang menganggap belajar filsafat tidak ada manfaatnya,terasa rumit dan bikin pusing, bahkan sampai dianggap membahayakan. Bagi orang yang awam,belajar filsafat memang sedikit rumit karena memang mungkin belum mengerti apa sebenarnya filsafat.

A. Apasih sebenarnya filsafat?
Kata filsafat berasal dari bahasa Yunani, philosophia yang terdiri dari dua kata, philo yang berarti cinta dan sophia yang berarti kebijaksanaan. Dilansir dari laman Wikipedia bahasa indonesia, Filsafat (dari kata Yunani φιλοσοφία, filosofia, arti harfiahnya “cinta akan hikmat” ) adalah kajian masalah mendasar dan umum tentang persoalan seperti eksistensi, pengetahuan, nilai, akal, pikiran, dan bahasa. Istilah ini kemungkinan pertama kali diungkapkan oleh Pythagoras (c. 570–495 SM). Metode yang digunakan dalam filsafat antara lain mengajukan pertanyaan, diskusi kritikal, dialektik, dan presentasi sistematik.

Dalam memahami apa sebenarnya filsafat, kita tidak cukup hanya mengetahui asal usul dan arti istilah yang digunakan, tetapi juga harus memperhatikan konsep dan definisi yang diberikan oleh para filsuf menurut pemahaman mereka masing masing. Akan tetapi, perlu dikatakan pula bahwa definisi yang diberikan para filsuf tidak selalu sama. Bahkan dapat dikatakan setiap filsuf memiliki konsep dan definisi sendiri sendiri yang berbeda dengan filsuf lainnya.

Secara terminologi,terdapat banyak definisi tentang pengertian filsafat. Dan dari beragamnya definisi filsafat, menunjukkan bahwa manusia memiliki kebebasan untuk memilih sudut pandang(point of view) dalam memikirkan filsafat.

Adapun pengertiannya secara istilah bahwa filsafat adalah proses berpikir secara radikal,sistematik,dan universal terhadap segala yang ada dan mungkin ada. Dengan kata lain, berfilsafat berarti berpikir secara radikal(mendasar,mendalam,sampai ke akar-akarnya), sistematik(teratur,runtut,logis,tidak serampangan) un tuk mencapai kebenaran unuversal(umum,terintegral,serta tidak khusus dan tidak parsial).

BACA JUGA :   Beberapa Suku di Indonesia yang Dianggap Pantang untuk Saling Menikah

B. Manfaat mempelajari Filsafat

Tanpa mereka sadari,bahwasanya mempelajari ilmu filsafat itu sangatlah penting. Bahkan, tidak akan muncul ilmu-ilmu lain tanpa adanya filsafat,karena dengan berfilsafat lahirlah ilmu-ilmu baru.

Filsafat sudah ada lebih dari 2000 tahun, dan belum bisa(tidak akan pernah bisa) memberikan jawaban yang pasti dan mutlak, karena filsafat tidak membermenawarkan alternatif cara berpikir. Fulsafat itu bersifat terbuka,tidak memberikan jawaban mutlak yang berlaku sepanjang masa dan filsafat itu menggugat,mempertanyakan serta mengubah dirinya sendiri.

Dengan kita belajar berfilsafat,kita bisa melihat semua masalah dalam segala aspek, sehingga mengajarkan kita untuk berpikir kritis dan logis,tidak menerima pendapat orang lain begitu saja terutama dalam masalah hoax. Dalam ranah media banyak sekali di berbagai media pada saat ini yang memberitakan berita berita bohong yang dapat mempengaruhi orang lain, jika kita tidak berpikir kritis dan logis kita bisa terpengaruh.

Dengan belajar apa itu filsafat, seseorang akan cenderung berpikir kritis dengan mempermasalahkan hakikat persoalan dan mempertanyakan jawaban yang dikembangkan. Hal itu tentu saja dapat membuat kita lebih arif dan bijaksana, inilah merupakan manfaat utama filsafat. Seperti namanya, filsafat, kita tidak menguasai pengetahuan, kita hanya cinta pada kebijaksanaan.

Filsafat mengajarkan kita untuk melakukan analisis dan mengemukakan ide dengan jelas serta rasional. Filsafat mengajarkan kita untuk mengembangkan dan mempertahankan pendapat secara sehat ,bukan dengan kekuatan otot, atau kekuatan otoritas politik semata.

Nilai-nilai hidup yang diperoleh dari mempelajari filsafat akan berlaku sepanjang masa. Kemampuan-kemampuan yang akan didapatkan ketika belajar berfilsafat yaitu akan memudahkan untuk berkecmpung dalam berbagai bidang dan profesi.
Belajar filsafat memang tidak membuat anda menjadi dokter atau insinyur, tetapi yang lainnya bahkan bisa lebih menjadi apa yang tidak anda bayangkan dan sepertinya itu tidak masalah.

BACA JUGA :   Cara Menulis Artikel yang Baik dan Menarik, Serta Contohnya

Jadi,bagaimana teman-teman,menarik kan belajar filsafat? Yuk belajar bersama.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *