• Sel. Sep 28th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Kasih Sayang Ibu

Haii, gue bawa satu topik yang mungkin bagi kalian umum di bicarain. Jadi, semalam gue habis nonton film judulnya ‘Run’. Jadi, Run ini menceritakan tentang anak dari seorang singleparents, seorang ibu yang awalnya gue kira dia ibu yang baik.

Karena anaknya ini mengidap banyak penyakit, mungkin ada sekitar 5 penyakit dan dia juga gak jalan. Anaknya bernama Chloe, basicly Chloe tau kalau dirinya sakit dan harus minum obat. Tapi pada suatu hari dia nemuin hal yang bikin dia kaget. Ternyata selama ini dia gak sakit apa-apa, badannya sehat dan dia bisa jalan sejak kecil. Ibunya yang dia kira baik ternyata selama ini adalah penculiknya.

Tapi, di sini gue mau bahas dari pandangan ibunya. Of course kalau kita jadi Chloe, kita pasti akan marah. Karena hampir 20 tahun hidupnya di buat seakan-akan dia di asingkan di dalem rumah. Gak sekolah, gak bisa kuliah. Semua waktunya terbuang sama ibunya doang.

Tapi, kalau kita tarik dari pandangan ibunya, gue tahu dia salah. Cara dia itu bener-bener salah. Tapi, ada satu hal yang bikin gue kasihan juga sama dia. Dia baru kehilangan anak aslinya, sampai buat dia nekat culik anak orang lain.

Tapi, bruhh dia gak melewatkan kasih sayang seorang ibu. Mungkin sebagian kalian bakal bilang tapi, dia salah ngerusak tubuh anak yang katanya dia sayang.

Ya, makanya gue bilang dia salah. Tapi, beruntungnya dia gak ada maksud lain, kayak mencoba bunuh atau nyekap anaknya, melainkan dia malah semakin sayang sama anaknya.

Sebenarnya dia cuma takut kehilangan Chloe aja. Tapi, dalam kemasan yang salah. Gue bisa rasain gimana dia nge-treat Chloe dengan baik.

BACA JUGA :   Kyuhyun Super Junior Diam-Diam Ingin Menjadi Leader

Hal yang pengen gue sampaikan di sini, kasih sayang seorang ibu itu ajaib banget. Gue tahu ini klise tapi, mereka tuh hebat banget. Bokap gue selalu ngomong, “orang tua gak segan-segan mau jadi pembantu buat anaknya, sedangkan anaknya belum tentu mau terima orang tuanya jadi pembantu.”

Di situ gue sadar peran orang tua gue benar-benar gede. Mungkin kalian anggep gue anak mami, tapi ya gue gak bakal ngebantah soalnya emang bener gue sesayang itu. Nanti, waktu kalian udah punya anak, kalian pasti tahu perasaan ibu kalian.

Kadang juga gue gak habis pikir sama orang-orang yang nelantarin orang tuanya hidup sendirian. Padahal ya, mereka dari kecil selalu di tuntun sama orang tuanya. Di temenin, di didik, di gedein. Mereka bisa sukses juga gak secara otodidak kayak lihat tutorial di YouTube, dari bayi kalian di ajarin ngomong, di ajarin banyak hal. Dan seharusnya kita sebagai anak tahu itu harus di balas dengan baik. Kalau kalian masih punya orang tua lengkap. Usahain untuk bersikap bakti sama mereka. Treat mereka dengan baik. Jangan sia-siain hidup kalian buat hal gak penting.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *