• Kam. Sep 16th, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Jangan Lupakan Kehidupan Kekal Setelahnya (Akhirat)

Ketika Allah menyertai akan dengan secara akhirat pun menyertai.

Begitulah hidupku. Terkadang buat apa hidup capek-capek di dunia. Jika nyatanya malah hanya fokus dan terlalu sibuk di kehidupan dunia. Tak sadar setelahnya ada yang jauh lebih lama dan kekal. Tak mau memikirkannya kah ? Awas saja menhesal.

Iya, terkadang memang di lema. Saat bahagia-bahagianya di dunia, bisa lupa
Sebaliknya, saat kecewa-kecewanya pun malah menyalahkan. Seakan kita selalu yang merasa benar ?

Kita yang butuh, malah kita yang lalai. Segitu tak punyanya malukah kita ?

Berat. Kejam. Capek. Menderita.

Kehidupan dunia memang hanya begitu. Hanya permainan. Isinya cuman ujian-ujian dan ujian selalu. Kamu mau menyerah dari ujian yang sekarang pun percuma. Akan ada lagi ujian yang baru, dan ia pasti akan datang. Jadi akan lebih baik jalan saja, tuntaskan.

Semuanya tak akan ada yang percuma. Kepusasaan di dunia itu jadikan pembelajaran. Jangan jadikan kehidupan. Semuanya pasti akan membuahkan hasil.

Usaha, berjuang sebisanya. Sekuat yang kamu mampu. Bakar semangat kehidupan. Karena, meski di dunia. Nyatanya ini juga kehidupan. Jika hanya diam, kamu sendiri yang memberatkan.

Astaghfirullahal’adzim….

Entahlah,
Rasanya hanya hidup penuh dosa selalu. Kehidupan dunia memang hanya memberatkan. Tapi apalah guna meratapi. Yang terpenting cobalah lakukan yang terbaik sebisanya. Dari pada menyesal di kelaknya. Semoga janganlah yah. Aamiin….

Seimbang.

Rasanya,entahlah. Keadaannya hanya seperti serba salah. Aku tak tau apa yang akan kulakukan. Tak tau arah.

Ahhhhh
Astaghfirullahal’adzim…
Kehidupan rasanya gini sekali. Ingin memikirkan akhirat malah sudah terlalu sulit dalam kehidupan dunia.

Hhe
Alhamdulillah….
Sebenernya gak berat. Kita yang memberatkan sendiri. Toh kita manusia hidup hanya untuk ibadah kepada-Nya. Kita sendiri yang melalaikannya. Allah selalu ada, itu makanya selalu menegurnya. Kita banyak harus banyak berterima kasih. Kita yang butuh, malah kita yang melupakan.

BACA JUGA :   Kebahagiaan Bukanlah Sebuah Benda

Ahh tau ah, kehidupan ini memang membingungkan. Kaya tulisanku kali ini. Muter-muter gak jelas. Abaikan saja jika tak berguna. Yang terpenting kita di kehidupan dunia ini jangan sampai lupa, akan ada kehidupan setelahnya yang kekal. Semoga jangan sampai menyesal.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *