• Jum. Jul 30th, 2021

Mimpi yang Indah! III

Cerpen karya Laucyanmo.

PART 3:
Dan lagi-lagi, Frengky mengerti maksudku. Sepertinya ikatan batin kami sudah sangat kuat. Frengky kemudian memulai ceritanya, “Semalam karena mabuk Rudi menantangmu untuk pulang dengan keadaan mabuk, Rudi juga mengatakan bahwa siapa yang pulang dengan selamat tanpa terjatuh dan tergores akan mendapatkan imbalan uang sebesar 1 juta. Aku dan Jona sudah berupaya keras untuk mencegah kalian, tap―” Frengky berhenti sejenak untuk menyeka air matanya yang mulai timbul suaranya juga sudah mulai serak.
“Kalian bersikeras, dan kami tidak dapat mencegahnya. Hingga kalian bertemu dengan sekumpulan truk yang berjalan beriringan.
Rudi dan kamu mencoba menyalipnya, tapi naas ada pemotor lain yang muncul dari arah bersebrangan, kalian panik dan akhirnya terjadi kecelakaan. Motor kalian menyenggol truk. Rudi masuk ke kolong truk dan kepalanya remuk hingga tak berbentuk lagi karena tergilas. Sedangkan kamu, kepalamu terbentur pembatas jalan, kaki kananmu digilas. Dan sudah beberapa hari ini, kamu berjuang di IGD bertarung dengan maut. Kau tau kami sangat khawatir hah?” Frengky mulai tak bisa menahan luapan emosinya. Nada suaranya juga meninggi dan bergetar. Berulang kali dia meninju tembok rumah sakit untuk menyalurkan semua kekesalannya. Aku pun ikut terbawa emosi melihat dia yang sedang frustasi. Kami berdua menangis sejadi-jadinya. Aku sungguh menyesal melihat keadaan Frengky yang sangat mengkhawatirkan aku. Jujur saja, saat ini aku merasa tak berguna sebagai seorang sahabat.
Berarti yang tadi itu bukanlah mimpi melainkan gerbang penyiksaan yang sadis yang akan memutuskan hubunganku dengan dunia ini dan juga pastinya dengan sahabat-sahabatku.
Aku pun bersumpah dalam hatiku bahwa aku tak akan bertemu makhluk aneh itu lagi, cukup sudah semua ini. Lain kali aku akan berhati-hati.
Sementara itu dibagian belahan dunia yang lain, malaikat maut itu bergumam, “lain kali tak akan kubiarkan dia lolos dari hukumanku!” lalu menyinggungkan bibir tersenyum licik.
Akhirnya THE END!
Jika teman-teman punya kritik dan saran yang membangun tolong tinggalkan di kolom komentar. Terimakasih!

laucyanmo (6)

Seorang mahasiswi di universitas negeri yang bercita-cita membukukan hasil karya tulisannya

BACA JUGA :   Tantangan Bonn , Restorasi lahan dan Perubahan Iklim
Bagikan Yok!

laucyanmo

Seorang mahasiswi di universitas negeri yang bercita-cita membukukan hasil karya tulisannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *