Oktober 23, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

NEGATIF DI SWAB ANTIGEN, BISA POSITIF DI PCR

Tulisan ini merupakan pengalaman pribadi saya terkait tes SWAB negatif dan positif. Sekitar awal tahun 2021, saya pernah diperiksa SWAB Antigen dengan hasil negatif oleh RS. Setelah itu, karena dengan gejala seperti batuk-batuk dan sesak, disuruh lapor ke puskesmas dekat tempat tinggal.

Setelah lapor ke puskemas, ternyata disuruh test PCR dengan hasil positif. Tidak hanya saya, kenalan bahkan pejabat pun ada yang seperti itu, negatif di antigen tetapi saat PCR positif.

Kesimpulan saya, kalau memang benar seperti itu, maka test SWAB antigen tidak bisa dipakai untuk memastikan apakah seseorang itu positif atau tidak karena tingkat keakuratannya kurang baik. Padahal, di Indonesia, syarat berpergian ke luar daerah atau kota selama ini kebanyakan memakai SWAB antigen karena harganya lebih murah.

Bisa jadi, warga Indonesia yang dianggap negatif itu kebanyakan positif. Meskipun tanpa gejala, mereka bisa menularkan itu ke banyak orang. Jadi wajar, jika saat ini banyak terjadi lonjakan kasus covid-19.

Kalau memang alat SWAB antigen itu kevalidannya kurang baik, mengapa kok dipakai untuk syarat perjalanan? Apakah agar sengaja kasus covid-19 di Indonesia sulit diberantas? Pertanyaan-penrtanyaan liar itu yang harus dijawab oleh pembuat kebijakan dan para pakar, sehingga bisa membantu untuk meredakan lonjakan kasus yang sedang terjadi di Indonesia.

Sumber Foto: Arkufa

Arkufa (11)

Tetaplah berbuat baik, meski apapun yang terjadi.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   Melihatmu Saja Membuatku Bahagia
%d blogger menyukai ini: