• Jum. Jul 30th, 2021

Menakar Masa Depan Aset Kripto dan Blockchain

MENAKAR MASA DEPAN ASET KRIPTO DAN BLOCKCHAIN

Teknologi blockchain merupakan teknologi kriptografi modern yang bersifat desentralisasi. Maka bila kita berbicara mengenai cryptocurrency maka tidak bisa dipisahkan dari teknologi blockchain, karena cryptocurrency berjalan diatas teknologi ini. lalu bagaimana masa depan aset kripto dan blockchain ? Apakah utilitas aset kripto bisa menjadi alternatif pembayaran sekaligus sebagai instrumen investasi ? tentu banyak hal yang harus kita cermati untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Cryptocurrency sebagai aset dengan semangat desentralisasi tidak dipungkiri sudah menarik perhatian banyak pihak mulai dari analis keuangan, investor hingga masyarakat umum. Banyak ahli keuangan yang merasa optimis dengan teknologi blockchain dan cryptocurrency, tapi tidak sedikit pula para tokoh yang menentang skeptis terhadap teknologi ini

Apa yang membuat cryptocurrency begitu menyita perhatian?

Selain sistem desentralisasi yang tidak kalah menarik adalah sifatnya yang anonim sehingga privasi pemilik aset terjaga. Sisi menarik lainnya adalah transparansi proses transaksi yang bisa dilihat oleh publik dalam suatu blockchain, sehingga celah manipulasi sangat minim bahkan bisa dikatakan hampir tidak bisa dimanipulasi.

Ke depan dengan semakin berkembangnya teknologi cryptocurrency pembayaran cross border bisa dilakukan peer to peer dengan kecepatan tinggi dan biaya efisien. Hal ini tentu sangat membantu perkembangan bisnis antar negara yang semula dengan uang fiat berbiaya tinggi dan proses yang memakan waktu bisa menjadi efektif dan efisien.

Kehadiran cryptocurrency tidak serta merta menggantikan uang fiat sebagai alat pembayaran yang sah karena sangat bergantung pada regulasi di setiap negara. Beberapa negara dan perusahaan besar sudah menerima pembayaran dengan bitcoin sebut saja tesla yang sempat menerima pembayaran dengan Bitcoin untuk pembelian unit Mobil Tesla, walaupun pada akhirnya Telsa memutuskan untuk menunda sementara pembayaran dengan Bitcoin karena isu penambangan bitcoin yang tidak ramah energi. Sebagai alternatif dan pengembangan cryptocurrency yang bervolatilitas rendah,lebih liquid dan terkoneksi dengan mata uang resmi maka kehadiran stablecoin memunculkan secercah harapan dan optimisme bahwa ke depan cryptocurrency akan dapat digunakan dan diterima secara luas sebagai alat pembayaran.

BACA JUGA :   Curahan Hati Seorang Istri

Pengembangan aset kripto tidak berhenti pada utilitas dan teknologi yang bisa diadopsi seperti teknologi smart kontrak, Defi, Dapp dan lainnya. Aset kripto kedepan harus menyelesaikan isu-isu yang menyertainya seperti penggunaan energi fosil yang tidak ramah lingkungan untuk penambangan. menjawab isu-isu di atas Pengembang saat ini sudah mulai berbenah diri untuk membuat penambangan menjadi hemat energi, transaksi yang cepat dan biaya fee yang murah

Masa depan aset kripto dan blockchain sangat bergantung pada ekosistem pendukung nya. Dengan semakin luasnya penggunaan aset kripto sebagai alat pembayaran maka dimasa mendatang bukan tidak mungkin cryptocurrency perlahan akan menggantikan dominasi uang fiat di dunia

Adanya penyedia wallet atau dompet digital dengan keamanan yang baik untuk menyimpan aset kripto sehingga pengguna merasa aman tanpa takut kehilangan aset karena peretasan juga merupakan bagian dari dukungan terhadap penggunaan aset kripto di masa mendatang.

Kehadiran exchanger terpercaya yang diawasi oleh regulator di masing-masing negara juga merupakan bagian lain yang tidak kalah penting untuk menambah luasnya penggunaan asset kripto di dunia.

Di Indonesia aset kripto baru diakui sebatas instrumen investasi belum diakui sebagai alat pembayaran yang sah karena selain amanat Undang-undang bahwa alat transaksi yang sah adalah rupiah juga dikarenakan volatilitas harganya yang sangat tinggi. Adapun regulator perdagangan aset kripto di indonesia diawasi oleh Bappebti

Adopsi teknologi blockchain di berbagai bidang

Di bidang finansial blockchain bisa diibaratkan sebagai sebuah buku kas digital yang bisa diakses oleh siapa saja tanpa perlu otorisasi pihak ketiga seperti bank atau otoritas keuangan lainnya. Teknologi blockchain menjadi sangat transparan dan meminimalisir manipulasi data

Selain di bidang finansial Teknologi blockchain juga sangat memungkinkan diaplikasikan ke bidang lain seperti, telekomunikasi, pencatatan data kependudukan, pelayanan publik, transportasi hingga properti.

BACA JUGA :   Mengenal kakek dan buyut nabi Muhammad saw.

Teknologi blockchain adalah teknologi masa depan yang sangat aplikatif apabila kita mau dan bisa memanfaatkannya

Kesimpulan

Dengan berbagai kelebihan blockchain diantaranya transparansi, keamanan transaksi, sistem audit yang lebih baik, serta efisiensi waktu dan biaya. Terdapat juga kekurangan yang harus menjadi perhatian serius para pengembang blockchain dan cryptocurrency diantaranya penambangan yang boros energi, penyalahgunaan aset sebagai alat pencucian uang, volatilitas yang tinggi, serta resiko kehilangan aset saat kita lupa kata sandi dompet digital.

Dengan segala kelebihan dan kekurangannya aset crypto dan blockchain adalah sebuah terobosan teknologi terutama dibidang financial yang akan memberikan berbagai kemudahan dalam kehidupan kita dimasa yang akan datang. Adapun kekurangan yang ada saat ini tentu menjadi perhatian banyak pihak untuk diperbaiki dan disempurnakan.

Bagikan Yok!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *