Oktober 23, 2021

IMBICOM

Tulisanmu Suaraku Suaramu Suara Kita

Dua Tersangka Pemalsuan Rapit Antigen Palsu

BANGKA BARAT   _  Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto yang di dampingi Kasat Reskrim dalam konprensi pers  menyampaikan dua tersangka HP (33), RJ (36) tentang kasus pemalsuan surat rapid tes antigent di  Aula Mapolres Bangka Barat senin – 12/7/2021.

Satgas Penanggulangan Covid melakukan pemeriksaan dokumen calon penumpang yang akan melakukan perjalanan ke Palembang.

“Sewaktu pemeriksaan,  petugas curiga dengan salah satu penumpang .

“surat keterangan rapitnya negatif tapi logo dalam print nya hitam putih dengan cap basah serta tanda tangan dokter.

HP dan RJ berhasil di amankan Polres Bangka Barat karena terbukti memalsukan surat  keterangan hasil  tes rapid  antigent.

“Dengan nama RSUD Sejiran Setason  dan tanda tangan dokter yang di palsukan”

Menurut penuturan AKBP Agus Siswanto, S.H., S.I.K., M.H barang bukti yang diamankan sebuah laptop, Printer, pulpen, serta  cap stample berlogo RSUD Sejiran Setason Bangka Barat “pungkasnya”

Dia berkata “surat hasil tes rapit digunakan tersangka sebagai syarat Penyeberangan Kapal Ferry dari Pelabuhan Tj. Kalian Muntok menuju Tj. Api-api Sumsel” jelasnya.

Sekarang tersangka kita amankan,  tapi sebelumnya keduanya kita lakukan tes rapid swab.

Teryata keduanya positif Covid 19 jadi ya akan kita karantina terlebih dahulu selama 14 hari sampai sembuh pungkasnya.

Setelah itu akan kita amankan dan lakukan pemeriksaan dan penahanan kembali .

Tersangka HP dan RJ masing –  masing   berasal dari sumatera selatan, dan melanggar pasal 263 ayat 1 KUHP ancaman 6 tahun kurungan. (ded)

Penjelasan Kapolres Bangka Barat AKBP Agus Siswanto

dedra (63)

Semua butuh proses dan semua harus belajar dan belajar.

Bagikan Yok!
BACA JUGA :   6 Hari Hilang di Gunung Guntur, Gibran Mengaku Selalu Ditemani Perempuan Tua dan Diberi Makan Nasi Ikan
%d blogger menyukai ini: