AKU YANG TAK MERASA

AKU YANG TAK MERASA

Aku tak faham apa yang terjadi pada diriku,padamu dan pada kita.

Mengapa semuanya cepat berlalu,dengan tiba-tiba kau hadir dalam pikiranku,dengan bertemunya setiap saat,bercanda tertawa sehingga membawa untai kata indah dalam hati ketika mata saling bertatapan.

Duka nestapa yang mengiringi hari-hariku seakan-akan sirna ditelan canda tawa itu.
Perasaan itu tumbuh cepat bak jamur tumbuh di musim hujan.

Aku susah dengan rasa ini…
Aku tepiskan rasa ini…
Sekuat tuk berlari dan jauh dari rasa itu
Namun ku tak mampu,kau tetap menari-nari di pelupuk mataku.

Dan tiba-tiba….
Rasa khawatir,rasa takut kehilangan hadir di hatiku
Tak bisa ku bayangkan jika itu terjadi kau harus pergi dari hidupku
Aku juga tak tahu apa yang membuat aku takut kehilangan yang bukan milikku….

Salahkah perasaanku ini??
Namun….
Apa yang ku rasakan ternyata tak rasakan
Rasa kita beda…
Sikapmu juga sama
Hadirnya aku tak berarti untukmu.

Rasa peduliku tak sedalam denganmu
Salahkah aku mengagumimu???

Ketulusanku tetap kau abaikan dengan cara kau jauhi diriku, namun begitupun kau tetap tidak peduli
Pernahkah sekali saja aku ada di pikiranmu??
Pernahkah….???
Dapatkah aku sedikit saja merasakan ketulusan hatimu???

Terpikir olehku…
Begitu hinanya aku mengemis cinta pada seseorang yang sama sekali tidak menyayangiku…
Tapi ku tetap berharap walau aku telah berkali-kali menangis karenanya.

Aku tak berhak bicara ketika rindu yang amat kurasakan

Dengan jarak yang sengaja kau torehkan diantara kita,seakan-akan ini waktunya kau jauhi dari hidupku
Dan inilah yang kau lakukan sekarang!!!

Dari awal aku yang salah menyingkapi sikap dan perhatianmu yang tak lebih dari seorang teman

Aku yang salah…
Berharap yang tak mungkin semu menjadi nyata

BACA JUGA :   Pengabdian atau pemaksaan diri

Tak ku ingat akan ungkapan janji yang pernah kau lontarkan ketika kau ucapakan “Aku juga sayang padamu”
Lupakah dirimu???

Tapi kenyataannya kini…
Kau menghempaskan batu sekeras yang kau bisa
Kau lemparkan aku ke lembah yang hina

Aku sadar bukan siapa-siapa bagimu dan tidak akan pernah menjadi siapa-siapa dalam hidupmu
Kini baru ku sadari bahwa begitu sulitnya dirimu ku raih
Seharusnya kusadari juga tempatku dimana saat ini

 

Bagikan Yok!
Share
0 0 vote
Article Rating
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments
%d blogger menyukai ini: